Media KampungBungie resmi mengumumkan bahwa pembaruan layanan live terakhir untuk Destiny 2 akan hadir pada bulan Juni, menandai berakhirnya perjalanan panjang game tersebut. Setelah itu, Bungie akan fokus pada proyek-proyek baru yang sedang mereka kembangkan, meninggalkan banyak penggemar dengan perasaan sedih sekaligus penuh harap.

Pengumuman ini tidak sepenuhnya mengejutkan komunitas Destiny 2, meskipun reaksi yang muncul lebih didominasi oleh rasa kehilangan dan keraguan tentang masa depan seri ini. Streamer Destiny yang sudah lama berkecimpung, Aztecross, menyampaikan optimismenya melalui siaran langsung saat berita ini diumumkan. Ia menegaskan bahwa selama belum ada pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Destiny 3 tidak akan dibuat, ia tetap yakin dan berharap keberadaan sekuel tersebut.

Aztecross juga memberikan pandangannya mengenai arah pengembangan Destiny 3, terutama menginginkan keseimbangan gameplay yang lebih baik antara penggunaan senjata dan kemampuan karakter, dengan pembagian seimbang 50:50. Namun, untuk aspek narasi, ia menyerahkan kepada para ahli cerita seperti Byf, seorang pengamat lore Destiny yang cukup dikenal.

Di sisi lain, komunitas Destiny di Reddit turut memberikan komentar dan refleksi atas kabar ini. Pengguna TastyOreoFriend mengingatkan bahwa Bungie masih memiliki beberapa proyek inkubasi, salah satunya yang dikenal dengan kode nama “Gummy Bears” yang telah bertransformasi menjadi studio baru. Namun, kondisi perusahaan yang sempat mengalami beberapa gelombang pengurangan karyawan membuat masa depan proyek-proyek ini menjadi tidak pasti.

Konten kreator Chris Ray Gun menyebut pengumuman ini sebagai momen yang penuh rasa manis dan pahit. Ia dan Tim Clark, direktur merek PC Gamer yang juga penggemar berat Destiny, sepakat bahwa ekspansi Final Shape memberikan penutup yang memuaskan untuk Destiny 2, walaupun hal-hal setelahnya kurang memuaskan bagi para penggemar.

Beberapa pemain bahkan mengambil waktu untuk mengenang dan mengucapkan perpisahan pada Destiny 2, sementara yang lain mencoba menghibur diri dengan humor di tengah rasa kehilangan. Momen ini mungkin akan dikenang sebagai titik penting dalam sejarah game ini, dengan pertanyaan besar tentang apa yang akan datang selanjutnya untuk Bungie.

Bungie sendiri telah melewati banyak perubahan besar selama eksistensinya, mulai dari perpindahan lokasi kantor hingga berbagai kemitraan bisnis dengan perusahaan besar seperti Microsoft, Activision, dan Sony. Namun, dengan penurunan performa game terbaru mereka, Marathon, dan sinyal dari Sony yang berkurang minatnya pada game live service dan PC, masa depan Bungie tampak penuh tantangan.

Meskipun begitu, Bungie memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka mampu bangkit kembali. Destiny 3 masih menjadi harapan besar para penggemar, dan segala perhatian kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh studio yang dikenal sebagai pencipta seri Halo ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.