Media Kampung, Banyuasin – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menegaskan pentingnya kelestarian hutan dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kunci keberlanjutan listrik tenaga air di Pagaralam. Ia menjelaskan bahwa terjaganya kawasan hutan di wilayah hulu sangat berperan dalam menjaga debit air, sehingga pembangkit listrik tenaga air dapat beroperasi secara optimal.

Peran Hutan dalam Penyediaan Energi Listrik

<pMenurut Herman Deru, kawasan hutan yang tetap lestari membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan pasokan air yang stabil. Hal ini sangat vital bagi pembangkit listrik tenaga air di Kota Pagaralam yang sebagian besar kebutuhan listriknya bersumber dari energi terbarukan tersebut. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, Kementerian Kehutanan, dan masyarakat yang konsisten menjaga kawasan hutan.

Baca juga:

Kelestarian Hutan dan Keberlanjutan Pembangunan

Selain sebagai habitat flora dan fauna, hutan di Sumsel berfungsi menjaga ekosistem dan mengurangi risiko bencana alam. Herman Deru menyebutkan bahwa Sumsel relatif terhindar dari bencana besar yang melanda wilayah lain di Indonesia berkat komitmen menjaga lingkungan dan kawasan hutan. Masyarakat Sumsel memiliki kearifan lokal seperti tradisi lubuk larangan yang melindungi habitat ikan dan menjaga sumber daya perairan.

Tantangan Pengawasan dan Upaya Perlindungan

Meskipun demikian, pengawasan kawasan hutan masih menghadapi tantangan terutama keterbatasan personel Polisi Kehutanan (Polhut). Herman Deru berharap pemerintah pusat dapat menambah personel Polhut agar pengawasan dapat lebih optimal, terutama di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang luas dan melintasi beberapa provinsi. Pemerintah provinsi dan kabupaten terus mendorong masyarakat untuk memiliki rasa kepemilikan terhadap hutan dan berperan sebagai penjaga lingkungan.

Baca juga:

Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Herman Deru juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi perhatian serius di Sumsel, mengingat luas lahan gambut sekitar 1,4 juta hektare yang rawan kebakaran. Oleh karena itu, pencegahan menjadi prioritas utama. Ia menegaskan bahwa praktik perladangan berpindah sudah tidak lagi menjadi kebiasaan masyarakat, dengan mayoritas petani beralih ke pengelolaan lahan secara menetap.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Dalam peresmian Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus Banyuasin III, Herman Deru mengapresiasi kehadiran Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan berbagai pihak yang mendukung pelestarian hutan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha terus terjaga untuk mewariskan kelestarian hutan Sumatera Selatan kepada generasi mendatang.

Baca juga: