Media Kampung – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Penguatan kolaborasi ini dikemas dalam kegiatan bertajuk Sinergi Membangun Ekonomi yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin, 29 Juni 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), insan pers, hingga organisasi kemasyarakatan. Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan bersama terhadap pelaksanaan sensus yang tengah berlangsung.

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Handoyo Wijoyo, menekankan bahwa keberhasilan sensus ekonomi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen daerah, bukan hanya petugas BPS. “Keberhasilan sensus ekonomi memerlukan dukungan seluruh stakeholder. Karena itu kami membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, media, dan berbagai elemen masyarakat agar pelaksanaan sensus berjalan optimal,” ujarnya.

SE2026 telah berlangsung sejak 1 Mei hingga 14 Juli 2026 dengan sasaran 108.233 unit usaha dan rumah tangga usaha yang tersebar di 334 desa di Kabupaten Sumenep. Pendataan dilakukan secara door to door oleh petugas BPS. Handoyo berharap dukungan seluruh pihak dapat meningkatkan partisipasi masyarakat sehingga proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati, OPD, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan SE2026. Kami berharap sensus ini sukses dan menghasilkan data yang bermanfaat bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.