Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menargetkan produksi garam tahun ini mencapai 307 ribu ton. Meskipun panen perdana baru menghasilkan 100 ton akibat cuaca tidak menentu di awal musim, Dinas Perikanan Kabupaten Sampang tetap optimistis target tersebut dapat tercapai.
Kepala Bidang Perikanan Budi Daya Sampang, Moh. Mahfud, menyatakan bahwa tantangan cuaca di awal musim tidak menyurutkan semangat para petambak. Ia meyakini perbaikan cuaca ke depan akan meningkatkan produktivitas di tujuh kecamatan penghasil utama, yaitu Sreseh, Pangarengan, Jrengik, Sampang, Camplong, Banyuates, dan Torjun. “Meskipun menghadapi awal musim yang sulit, kami tetap optimistis. Kami berharap kondisi cuaca ke depan semakin membaik sehingga target produksi tahunan dapat tercapai secara maksimal,” ujar Moh. Mahfud pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Optimisme ini didukung oleh kesiapan teknis para petambak yang telah mengoptimalkan lahan sejak April. Dengan infrastruktur geomembran yang lebih baik, petambak di tujuh kecamatan siap mengejar ketertinggalan dan memaksimalkan setiap siklus panen. Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen mendampingi petambak agar target 307 ribu ton bukan sekadar angka, melainkan realitas yang menopang kesejahteraan masyarakat di Kota Bahari.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan