Media Kampung – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis penerimaan negara pada tahun 2026 akan terus mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini disampaikan pada Rabu, 27 Mei 2026, saat kunjungan ke Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Jakarta.
Optimisme tersebut didasari oleh hasil restrukturisasi pada institusi pajak dan bea cukai serta penerapan teknologi modern, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI). Menkeu menyebut teknologi tersebut membantu mempercepat dan mempermudah proses administrasi pajak sehingga meningkatkan efisiensi kerja.
Selain itu, penerapan sistem Coretax memungkinkan perhitungan pajak berjalan hampir otomatis sehingga mengurangi potensi pelanggaran pembayaran pajak. “Dengan Coretax, semua pembayaran pajak akan tercatat secara otomatis, tidak peduli berapa banyak perusahaan yang dimiliki,” tambah Menkeu Purbaya.
Data realisasi APBN hingga akhir April 2026 menunjukkan penerimaan negara mencapai Rp918 triliun atau tumbuh 13,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, penerimaan pajak mencapai Rp646 triliun dengan pertumbuhan 16,1 persen, sementara bea cukai mencatat penerimaan sebesar Rp100,6 triliun atau tumbuh 0,6 persen.
Peningkatan penerimaan ini turut berkontribusi menurunkan defisit anggaran, yang turun dari 0,93 persen pada Maret menjadi 0,64 persen pada April 2026. Menkeu Purbaya menegaskan bahwa tren positif ini akan berlanjut dan menjadi modal penting untuk pengelolaan keuangan negara ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan