Media Kampung – Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, menilai bahwa kehadiran Presiden Prabowo dalam menyampaikan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) mampu memberikan kepastian bagi pelaku pasar di Indonesia. Dalam situasi ekonomi global yang sarat ketidakpastian, langkah pemerintah ini dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap arah kebijakan nasional.
Politikus ini menjelaskan bahwa penyampaian langsung Presiden Prabowo menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menjaga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi. Data terbaru mencatat bahwa investasi di sektor manufaktur dan sektor riil mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 7,28 persen pada kuartal pertama tahun ini, yang menjadi indikator positif bagi perekonomian nasional.
Meski demikian, Kamrussamad juga mengakui bahwa investasi di pasar keuangan mengalami tekanan cukup signifikan selama kuartal pertama tahun ini. Arus keluar dana terlihat pada pasar modal, obligasi, dan reksadana, yang mengindikasikan adanya kekhawatiran di kalangan investor terhadap dinamika pasar keuangan.
Dalam menghadapi situasi tersebut, Kamrussamad menggarisbawahi pentingnya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan di industri keuangan untuk meyakinkan pasar mengenai konsistensi arah kebijakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa kebijakan fiskal yang dijalankan tetap sesuai dengan amanat konstitusi Pasal 33, sehingga pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi secara menyeluruh.
“Ini menjadi tugas bersama para stakeholder di industri keuangan untuk memastikan pasar yakin bahwa kebijakan pemerintah, termasuk otoritas fiskal, berada pada jalur yang benar sesuai dengan amanat konstitusi,” ujar Kamrussamad.
Selain itu, ia menyatakan bahwa penyampaian langsung dari Presiden Prabowo juga bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada dunia usaha dan pelaku pasar agar pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dapat terwujud. Menurut Kamrussamad, pertumbuhan tersebut hanya dapat dicapai jika kebijakan fiskal, moneter, industri keuangan, dan dunia usaha berjalan secara harmonis dan searah.
“Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas pada tahun depan menuntut adanya keselarasan kebijakan di berbagai sektor, mulai dari fiskal, moneter, hingga peran aktif dunia usaha,” tambahnya.
Dengan demikian, kehadiran Presiden Prabowo dalam menyampaikan KEM PPKF dianggap sebagai langkah strategis untuk memberikan kepastian dan memperkuat kepercayaan pelaku pasar nasional di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan