Media Kampung – Pemerintah Kota Bandung telah membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027 pada jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP. Proses pendaftaran ini menawarkan empat jalur masuk yang dapat dipilih oleh calon siswa, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.
Jalur domisili menjadi jalur dengan kuota terbesar, yaitu mencapai 50 persen dari total daya tampung. Jalur ini mengutamakan calon siswa yang berdomisili terdekat dengan sekolah, menggunakan peta digital untuk mengukur jarak secara akurat. Jika terdapat calon siswa dengan jarak yang sama, maka usia calon siswa menjadi pertimbangan utama.
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu secara ekonomi yang sudah terdata oleh pihak berwenang, dengan kuota sebesar 15 persen. Calon siswa dalam jalur ini disarankan memiliki sertifikat prestasi akademik maupun non-akademik untuk memperbesar peluang diterima, termasuk sertifikat kejuaraan di bidang keagamaan, sains, seni, maupun olahraga.
Untuk jalur prestasi, kuota yang disediakan adalah 25 persen, dibagi untuk prestasi hasil kejuaraan dan nilai rapor. Calon siswa yang mampu menunjukkan prestasi unggul, baik lokal, nasional, maupun internasional, dianjurkan melampirkan sertifikat yang relevan agar peluang diterima semakin tinggi.
Jalur mutasi memiliki kuota paling kecil, yakni sekitar 5 persen. Jalur ini ditujukan bagi anak-anak dari ASN, POLRI, TNI, atau karyawan swasta dan BUMN yang mengikuti perpindahan tugas ke Kota Bandung. Surat perpindahan tugas dari orang tua menjadi syarat utama untuk mengikuti jalur ini, dengan prioritas tambahan bagi anak guru atau karyawan sekolah di wilayah Bandung.
Proses pendaftaran SPMB Kota Bandung 2026 dilakukan sepenuhnya secara daring melalui situs resmi yang telah disediakan. Calon siswa harus membuat akun pendaftaran dengan memasukkan data diri yang valid, melengkapi biodata sesuai dokumen resmi, menentukan titik koordinat domisili secara tepat, mengunggah dokumen pendukung yang asli dalam format yang sesuai, memilih dua sekolah tujuan, dan melakukan finalisasi serta mencetak bukti pendaftaran.
Jadwal penting pendaftaran dimulai dengan pengumuman pada 4 Mei 2026, pendataan dan verifikasi data jalur afirmasi berlangsung hingga pertengahan Mei, sementara pendaftaran jalur prestasi dan afirmasi dibuka pada 8 hingga 12 Juni. Pengumuman hasil seleksi jalur prestasi dan afirmasi dilakukan pada 19 Juni, dengan pendaftaran jalur domisili dan mutasi dibuka mulai 22 hingga 26 Juni. Pengumuman hasil seleksi jalur domisili dan mutasi akan diumumkan pada 3 Juli, dan daftar ulang berlangsung hingga 7 Juli. Tahun ajaran baru dimulai pada 13 Juli 2026.
Persyaratan usia calon siswa berbeda untuk setiap jenjang. Untuk TK, terdapat kelompok usia 4-5 tahun dan 5-6 tahun. Pada jenjang SD, prioritas utama diberikan pada usia 7 tahun, dengan rentang usia minimal 6 tahun hingga maksimal 9 tahun. Calon siswa yang berusia 5 tahun 6 bulan dapat mendaftar jika memiliki surat keterangan keistimewaan kecerdasan dan kesiapan psikologis. Sedangkan pada jenjang SMP, batas usia maksimal adalah 15 tahun dengan syarat sudah lulus kelas 6 SD atau sederajat, dibuktikan dengan surat keterangan lulus atau ijazah yang dilegalisir.
Informasi ini diharapkan dapat membantu orang tua dan calon murid dalam mempersiapkan pendaftaran SPMB Kota Bandung 2026 secara matang dan tepat sesuai jalur yang dipilih agar memperoleh peluang terbaik untuk diterima di sekolah yang diinginkan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan