Media Kampung – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang kompeten menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan industri nasional. Pemerintah fokus menyiapkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar dapat bersaing di pasar global.

Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus memperkuat kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Upaya ini merupakan bagian dari strategi menghadapi era industri 4.0 yang menuntut keahlian teknologi tinggi.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menekankan pentingnya penguatan kompetensi SDM sebagai keharusan untuk mencetak talenta industri yang unggul dan siap bersaing. “Industri 4.0 bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Oleh sebab itu, pengembangan kompetensi harus terus dilakukan,” ujarnya.

Pelatihan terkait industri 4.0 yang diselenggarakan bersama Irootech Technology diikuti oleh 250 peserta. Materi pelatihan menitikberatkan pada pemahaman sistem industri modern, termasuk platform industri 4.0 dan otomatisasi produksi, dengan metode pembelajaran kombinasi daring dan luring.

Kerja sama vokasi antara Indonesia dan Tiongkok juga diperkuat melalui program pelatihan tersebut. Direktur Pusat Pengembangan Pendidikan Industri Mekanik Tiongkok, Zheng Limei, menyatakan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam memperdalam hubungan pendidikan vokasi dan memperkuat kerja sama ekonomi digital kedua negara.

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri, Wulan Aprilianti Permatasari, menyatakan harapannya agar program pelatihan ini dapat mendukung persiapan talenta industri nasional, khususnya menjelang ASEAN WorldSkills 2027 di Jakarta dan WorldSkills 2028. Selain itu, pemerintah membuka pendaftaran peserta didik baru melalui jalur vokasi industri di 11 politeknik dan sembilan SMK di berbagai daerah.

Dengan fokus pada penguatan SDM yang adaptif dan berkompeten, pemerintah berharap industri nasional dapat terus tumbuh dan bersaing di kancah global, sekaligus mendukung transformasi industri menuju era digital.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.