Media KampungBank Indonesia mencatat penurunan signifikan dalam temuan uang rupiah palsu yang semakin menurun tiap tahunnya. Pada tahun 2025, angka temuan uang palsu mendekati satu lembar per satu juta lembar uang yang beredar atau sekitar 1 ppm (piece per million).

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, menyampaikan bahwa sebelumnya tingkat temuan uang palsu mencapai lima lembar per satu juta lembar uang beredar, sehingga penurunan yang terjadi tergolong cukup besar. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama yang intensif antara berbagai lembaga serta peningkatan kualitas uang rupiah itu sendiri.

Ricky menjelaskan, perbaikan kualitas uang rupiah terlihat dari bahan pembuatannya yang lebih baik dan teknologi pencetakan serta unsur pengamanan yang semakin canggih. Peningkatan ini membuat uang rupiah lebih mudah dikenali keasliannya dan jauh lebih sulit untuk dipalsukan.

Pengakuan dunia terhadap kualitas uang rupiah juga semakin menguat. Uang kertas emisi tahun 2022 contohnya, berhasil meraih penghargaan Best New Banknote Series pada ajang Currency Award ke-17 tahun 2023 yang diselenggarakan oleh International Association Currency Affairs (IACA).

Selain itu, pecahan Rp50 ribu emisi 2022 juga mendapatkan penghargaan sebagai uang pecahan paling aman dan paling sulit dipalsukan di dunia pada November 2024. Uang tersebut dinilai sebagai World Most Secure Currency karena memiliki 17 unsur pengaman canggih menurut versi BestBrokers.

Ricky juga menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus mendukung upaya pemberantasan uang palsu. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan klarifikasi terhadap uang rupiah yang diragukan keasliannya melalui pemeriksaan oleh tenaga ahli dan uji laboratorium sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang mata uang.

Selain Bank Indonesia, upaya ini juga melibatkan Kementerian Keuangan, Kejaksaan Agung, Badan Intelijen Negara (BIN), dan Polri yang tergabung dalam Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal). Sinergi antar lembaga ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan transaksi masyarakat menggunakan uang rupiah.

Dengan kualitas uang rupiah yang terus membaik dan penurunan jumlah temuan uang palsu, diharapkan kepercayaan masyarakat pada mata uang nasional semakin meningkat dan transaksi keuangan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.