Media Kampung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan potensi hujan kota-kota di Indonesia untuk periode 23 hingga 25 Juni 2026. Data terbaru menunjukkan dinamika atmosfer lokal masih labil meskipun Siklon Tropis Mekkhala telah menjauhi wilayah Indonesia.
Kondisi Atmosfer Terkini
BMKG melaporkan propagasi Gelombang Kelvin dari Sumatra hingga pesisir Papua Barat Daya berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Hal ini dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Kategori Curah Hujan
Berdasarkan analisis BMKG, mayoritas wilayah Indonesia memasuki fase kering pada akhir Juni 2026. Persentase curah hujan berada pada level rendah hingga menengah.
- Kategori Menengah (62,55%): Sumatra bagian tengah hingga utara, Kalimantan bagian barat hingga utara, sebagian Sulawesi, Maluku, dan Papua.
- Kategori Rendah (37,39%): Seluruh Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Lampung, serta sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua bagian selatan.
Pemicu Gangguan Cuaca
Pola siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra dan Selat Makassar membentuk area pertemuan angin. Wilayah dengan labilitas kuat meliputi Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.
Peta Peringatan Dini 23–25 Juni 2026
BMKG membagi tingkat bahaya cuaca ekstrem ke dalam beberapa kategori:
- Status Siaga (Hujan Lebat – Sangat Lebat): Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, dan Jawa Barat.
- Potensi Hujan Sedang: Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, dan seluruh regional Papua.
- Potensi Angin Kencang: Nihil.
Masyarakat di zona status siaga diimbau untuk mengantisipasi dampak sekunder seperti genangan air, luapan sungai, dan tanah longsor akibat akumulasi air hujan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan