Puncak HUT Dekranas ke-46 Digelar di Makassar
Media Kampung – Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian mengumumkan bahwa puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan. Persiapan acara telah mencapai sekitar 90 persen. Makassar dipilih sebagai tuan rumah karena kesiapan kerja sama dan pertimbangan pemerataan, mengingat wilayah Indonesia bagian barat dan tengah sebelumnya telah menjadi lokasi penyelenggaraan puncak peringatan. Menurut Tri, Makassar mewakili Indonesia timur dan didukung akses penerbangan yang mudah dari berbagai wilayah di Indonesia.
“Saya juga paham bahwa ibu ketuanya (Dekranasda) ini banyak sekali kontribusinya terhadap kerajinan di daerahnya. Sehingga kami mengapresiasi mengadakan kegiatan hari puncak ulang tahun Dekranas di Makassar,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Komdigi, Jakarta, Kamis (27/2/2026).
Tema: Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia
HUT Dekranas tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Tema ini mendorong terciptanya produk kerajinan yang berkelanjutan. Sebagian besar bahan baku kerajinan berasal dari alam, seperti serat, tanah liat, mineral, batu, dan bahan alami lainnya, sehingga erat kaitannya dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Tri menjelaskan bahwa pasar internasional sangat memperhatikan aspek keberlanjutan, sehingga diharapkan nilai ekspor produk kerajinan Indonesia terus meningkat.
“Sehingga ‘Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia’ maksudnya adalah kita mendorong para perajin terus menciptakan ataupun menjaga produksinya yang ramah lingkungan sehingga bisa diterima sampai ke pasar internasional,” jelasnya.
Pameran UMKM di Makassar
Rangkaian acara HUT Dekranas juga akan diramaikan dengan pameran UMKM yang berlangsung di Kota Makassar pada 9-11 Juli 2026. Sekitar 300 stan telah dipesan oleh peserta dari seluruh provinsi dan kabupaten di Indonesia. Pameran ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para perajin untuk memperkenalkan produk unggulan daerah masing-masing. Selain itu, Dekranas berharap masyarakat semakin mencintai produk dalam negeri di tengah maraknya produk luar negeri yang meniru produk Indonesia dengan harga lebih murah.
“Kita harapkan bahwa semua peserta dari seluruh Indonesia bisa melihat bagaimana produk-produk dari daerah lain dalam mengembangkan daya saingnya, mengembangkan mutunya, juga kreasinya. Sehingga mereka juga mempunyai motivasi untuk mendorong kerajinan di daerah masing-masing,” ujar Tri.
Kolaborasi dengan Kementerian
Dekranas bekerja sama dengan sejumlah kementerian, seperti Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan secara optimal.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.





Tinggalkan Balasan