Media Kampung – Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, untuk berkembang menjadi pusat diplomasi kebudayaan Papua ke dunia. Dalam kunjungan kerja pada 22 Juni 2026, Wapres menekankan bahwa museum tidak hanya berfungsi sebagai ruang pelestarian, tetapi juga sebagai wajah promosi budaya Asmat di kancah internasional.

Direktur Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat, John Ohoiwirin, mengungkapkan antusiasme tinggi Wapres selama meninjau koleksi. Setelah menulis kesan di buku tamu, Wapres kembali masuk ke ruang pameran untuk mendalami filosofi di balik ukiran Asmat. John menceritakan, Wapres banyak bertanya tentang ritual adat yang digambarkan dalam ukiran, seperti ritual adopsi. “Beliau tampak excited sekali, sangat bersemangat,” ujar John.

Museum ini diharapkan menjadi benteng pelestarian warisan leluhur, simbol kebanggaan masyarakat Asmat, dan destinasi strategis yang menarik perhatian dunia terhadap kekayaan antropologi Papua. Langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung pelestarian budaya lokal sebagai pilar pembangunan nasional.

Kunjungan Wapres didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Selatan Mathius Fakhiri, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Gus Miftah.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.