Finalis Gus dan Yuk Mojokerto 2026 Ditugaskan Melestarikan Spirit Majapahit

Media Kampung – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita, memberikan misi khusus kepada 20 finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto Tahun 2026 sebagai garda terdepan dalam pelestarian budaya dan sejarah Kerajaan Majapahit. Penugasan ini disampaikan saat pembekalan pra-karantina di Ruang Command Center Balai Kota Mojokerto, Selasa (26).

Ning Ita menegaskan bahwa para finalis tidak semata menjadi duta wisata, melainkan juga wakil dari ribuan remaja di Mojokerto yang bertugas mengajak generasi sebaya mengenal dan bangga terhadap warisan budaya dan sejarah lokal. Ia menekankan pentingnya pemahaman akan identitas daerah yang berakar pada kejayaan Majapahit sebagai modal membangun karakter dan daya saing di era modern.

Generasi Muda sebagai Pewaris dan Agen Budaya

Menurut Ning Ita, generasi muda Mojokerto adalah pewaris sejarah besar Majapahit yang harus menyadari perannya. Kebanggaan terhadap sejarah tersebut wajib diwujudkan dengan menjaga dan melestarikan budaya yang diwariskan oleh leluhur. Spirit Majapahit yang dimiliki masyarakat diharapkan menjadi landasan berdaya saing dan berkarakter kuat.

Finalis Gus dan Yuk juga diharapkan menjadi teladan dalam sikap dan etika serta aktif mempromosikan potensi kota, mulai dari sejarah dan budaya Majapahit, prestasi daerah, hingga kualitas sumber daya manusia yang unggul dan kreatif.

Menjadi Duta Kebanggaan Kota Mojokerto

Ning Ita mengajak para finalis untuk selalu menyuarakan kebanggaan terhadap Mojokerto dan spirit Majapahit di berbagai kesempatan. Ia menyebut meskipun wilayah kota tergolong kecil, sumber daya manusia di Mojokerto memiliki keunggulan dan kreativitas yang patut dibanggakan.

Melalui rangkaian pembekalan pra-karantina ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap finalis Gus dan Yuk 2026 tidak hanya memahami pariwisata, tetapi juga mampu menjaga warisan budaya, memperkuat identitas daerah, dan menjadi duta yang membanggakan bagi kota.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.