Media Kampung – Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember menggelar serangkaian kegiatan edukatif di TK PKK Sukokerto, Probolinggo, dengan mengajak orang tua, guru, dan siswa menjaga kebersihan lingkungan, berolahraga bersama, serta melestarikan budaya melalui pakaian adat.
Kegiatan berlangsung selama hampir satu bulan, dimulai pada awal April 2026, dan menitikberatkan pada tema kebugaran, kebersihan, dan pelestarian budaya nasional, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan antarwarga sekolah.
Pada sesi pertama, mahasiswa KKN memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya olahraga bagi kesehatan tubuh, serta memperkenalkan berbagai aktivitas fisik yang menyenangkan dan mudah diikuti oleh anak-anak usia dini.
Selain itu, tim KKN menampilkan ragam pakaian adat dari berbagai provinsi Indonesia, menjelaskan makna simbolik masing‑masing, sehingga peserta dapat menghargai keberagaman budaya sejak usia muda.
Setelah materi teori, seluruh peserta melakukan pemanasan massal yang dipandu oleh mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama di halaman sekolah, menghasilkan suasana riang dan energi positif.
Sesudah senam, kegiatan beralih ke aksi bersih‑bersih lingkungan; guru, siswa, wali murid, dan mahasiswa bekerja sama membersihkan halaman, area bermain, serta area sekitar untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.
“Biasanya kami hanya menyewa pakaian adat saat acara khusus, tapi sekarang banyak orang tua yang membeli sendiri karena merasa penting memperkenalkan budaya kepada anak,” kata salah satu wali murid yang hadir.
Guru-guru di TK PKK Sukokerto menyampaikan apresiasi atas program ini, menilai bahwa integrasi olahraga, kebersihan, dan budaya dapat meningkatkan disiplin serta karakter anak secara holistik.
Program tersebut juga menjadi wadah bagi siswa mengenal ragam kostum tradisional, sehingga rasa cinta terhadap warisan budaya Indonesia terinternalisasi melalui pengalaman langsung, bukan sekadar materi pelajaran.
Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat senang saat mengenakan pakaian adat tiap Kamis, dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan serta olahraga, menandakan terbentuknya kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Mahasiswa KKN menegaskan komitmen melanjutkan program serupa di sekolah‑sekolah lain, dengan harapan kebiasaan kebersihan, kebugaran, dan pelestarian budaya dapat berkelanjutan di lingkungan rumah dan komunitas.
Hingga akhir April 2026, hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan kepedulian lingkungan dan pemahaman budaya di antara peserta, menandai keberhasilan program dan potensi pengembangan lebih luas ke wilayah sekitarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan