Media KampungNvidia, pembuat chip asal Amerika Serikat, berhasil mengumpulkan dana lebih dari 25 miliar dolar AS melalui penjualan obligasi perdana dalam lima tahun terakhir. Penawaran obligasi investment-grade ini menjadi ujian minat investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI) yang sedang berkembang pesat.

Perusahaan menerbitkan obligasi dalam tujuh seri dengan jangka waktu bervariasi, mulai dari dua tahun hingga 30 tahun. Awalnya, Nvidia menargetkan dana sebesar 20 miliar dolar AS, namun karena permintaan yang sangat tinggi mencapai lebih dari 85 miliar dolar AS pada siang hari di New York, jumlah penerbitan pun ditingkatkan.

Langkah ini merupakan penjualan obligasi pertama Nvidia sejak 2021. Dengan hasil penjualan tersebut, perusahaan berencana untuk mendanai berbagai kebutuhan korporasi, termasuk investasi di bidang AI dan pengembangan teknologi semikonduktor.

Keberhasilan Nvidia dalam penjualan obligasi ini menunjukkan kepercayaan investor yang kuat terhadap prospek perusahaan di tengah booming AI. Permintaan yang melampaui target awal juga mencerminkan optimisme pasar terhadap pertumbuhan sektor teknologi ke depan.

Penjualan obligasi ini menjadi salah satu yang terbesar di pasar modal tahun ini dan menegaskan posisi Nvidia sebagai pemimpin industri chip AI.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.