Media Kampung – Pemerintah resmi membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor yang dinilai bakal membawa pengaruh positif terhadap pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan ini berpotensi meningkatkan profit perusahaan-perusahaan di bursa saham.
Purbaya menyampaikan bahwa penerapan kebijakan BUMN ekspor dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan tercatat di pasar modal. Ia bahkan menyebut momentum ini sebagai kesempatan yang baik bagi para investor untuk melakukan pembelian saham. “Ke bursa justru positif yang profitnya harusnya double. Jadi ini profitnya bagus untuk perusahaan di bursa kalau saya bilang it’s time to buy siap siap serok saja,” kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Pemerintah saat ini masih dalam proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sehingga belum dapat memastikan potensi tambahan penerimaan negara dari keberadaan BUMN ekspor ini. Namun, langkah ini dianggap strategis untuk mengoptimalkan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam.
Implementasi tata kelola ekspor melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia akan dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama berlangsung mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026, di mana perusahaan eksportir mulai mengalihkan transaksi ekspor kepada BUMN tersebut. Selanjutnya, pada tahap kedua yang dimulai 1 September 2026, seluruh transaksi dan kontrak ekspor komoditas strategis akan dilakukan oleh PT Danantara.
Dengan pengalihan proses transaksi ekspor ke BUMN khusus ini, pemerintah berharap terjadi efisiensi dan peningkatan nilai tambah dari ekspor sumber daya alam. Purbaya juga menegaskan bahwa kebijakan ini akan mendukung daya saing perusahaan di pasar modal sekaligus memberikan sinyal positif kepada investor terkait prospek keuntungan di masa mendatang.
Ke depan, pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ini untuk memastikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional serta pasar saham Indonesia. Langkah ini juga menjadi salah satu upaya memperkuat struktur ekonomi dengan fokus pada ekspor komoditas strategis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan