Media Kampung – Real Madrid berhasil mencetak rekor pendapatan tertinggi dalam sejarah klub pada musim 2025-2026 meskipun tanpa meraih gelar juara. Klub sepak bola asal Spanyol ini membukukan pendapatan sebesar 1,22 miliar euro atau sekitar 1,4 miliar dolar AS.

Lonjakan pendapatan tersebut terutama berasal dari peningkatan pemasukan dari stadion dan penjualan pemasaran. Laporan resmi menyebutkan bahwa laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) juga mencapai nilai tertinggi sebesar 287,4 juta euro.

Baca juga:

Faktor Pendukung Rekor Pendapatan

Peningkatan pendapatan Real Madrid didorong oleh renovasi besar-besaran Stadion Santiago Bernabeu yang memungkinkan klub meningkatkan pendapatan dari kursi VIP, tur stadion, dan berbagai lini bisnis lainnya. Angka penjualan ini menunjukkan kenaikan sebesar 61 persen dibandingkan musim 2019, sebelum proyek renovasi dimulai.

Manajemen dan Rencana Korporasi

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, yang telah memimpin klub selama 23 tahun dari 26 tahun terakhir, mengandalkan manajemen keuangan yang solid dalam menggalang dukungan untuk rencana menjual sekitar 5 persen saham klub kepada investor. Saat ini, Real Madrid berstatus organisasi nirlaba yang dimiliki oleh anggota klub (socios) yang membayar iuran tahunan.

Baca juga:

Perez menyatakan keinginan untuk mengubah struktur kepemilikan ini menjadi korporasi yang memiliki pemegang saham, sehingga memungkinkan investor untuk memiliki bagian dalam klub.

Prestasi dan Reputasi Klub

Real Madrid merupakan salah satu klub sepak bola tersukses dan merek olahraga paling berharga di dunia. Klub ini memegang rekor koleksi 15 trofi Liga Champions, tujuh di antaranya diraih selama masa kepemimpinan Perez. Keberhasilan finansial klub ini menunjukkan posisi kuat Real Madrid dalam kancah olahraga dan bisnis global.

Baca juga:

Signifikansi Pendapatan Rekor

Pendapatan sebesar 1,22 miliar euro yang dicapai menjadi rekor tertinggi yang pernah diraih oleh sebuah institusi olahraga sepanjang sejarah. Kondisi ini menegaskan bahwa meskipun tanpa gelar juara, klub dapat memperkuat fondasi finansialnya melalui manajemen yang efektif dan pengembangan bisnis yang inovatif.