Media Kampung – Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menyuplai pasokan daya listrik sebesar 5.000 kVA untuk mendukung kelancaran Jakarta Fair 2026. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian acara di pameran tahunan tersebut berjalan tanpa gangguan kelistrikan.
General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sistem pengamanan berlapis di lokasi. Salah satunya adalah pemasangan Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas total 800 kVA sebagai cadangan jika terjadi pemadaman.
Sebanyak 30 personel gabungan dari berbagai unit kelistrikan diterjunkan untuk bersiaga penuh di seluruh area kegiatan. Mereka bertugas memantau secara langsung keandalan sistem distribusi listrik selama acara berlangsung.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut hadir dalam upacara pembukaan Jakarta Fair 2026 bersama sejumlah menteri kabinet. Kehadiran para pejabat ini menambah semarak festival yang digelar di Jakarta pada Jumat, 12 Juni 2026.
Andy Adchaminoerdin menegaskan komitmen PLN dalam mendukung setiap agenda penting di ibu kota. “Kami ingin setiap pengunjung Jakarta Fair bisa datang dengan rasa aman, menikmati hiburan tanpa gangguan, dan merasakan suasana pesta rakyat yang meriah,” ujarnya.
Manager PLN UP3 Bandengan Irvan Hardiansyah memaparkan rincian teknis persiapan kelistrikan. Tim melakukan inspeksi jaringan, pengecekan peralatan, dan pengujian sistem cadangan secara bertahap. Personel ditempatkan di titik-titik strategis agar setiap kondisi dapat langsung ditangani.
Kolaborasi dengan PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jakarta juga dilakukan untuk memastikan koordinasi di lapangan berjalan optimal. Dengan kesiapsiagaan personel dan dukungan peralatan, PLN optimistis Jakarta Fair 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan pengalaman menyenangkan bagi masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan