Media Kampung – CEO Intel, Lip-Bu Tan, menegaskan bahwa bisnis foundry atau manufaktur eksternal menjadi kunci utama dalam proses pemulihan perusahaan chip raksasa ini. Pada sebuah wawancara dengan Jim Cramer di program “Mad Money” CNBC, Tan menyatakan bahwa unit foundry Intel kini semakin berkembang dan berperan penting dalam strategi perusahaan.
Bisnis manufaktur eksternal Intel mulai menunjukkan hasil positif setelah perusahaan menghadapi berbagai tantangan global di sektor semikonduktor. Lip-Bu Tan menilai bahwa foundry merupakan aset nasional yang sangat berharga dan vital bagi masa depan Intel. Menurutnya, pengembangan unit ini bukan hanya penting untuk perusahaan, tetapi juga bagi industri chip secara luas.
Intel selama ini dikenal sebagai produsen chip yang juga mengoperasikan fasilitas manufaktur sendiri. Namun, dengan semakin ketatnya persaingan dan perubahan lanskap teknologi, perusahaan mulai mengalihkan fokus pada pengembangan bisnis foundry sebagai salah satu pilar utama agar bisa bersaing dengan para rivalnya yang telah menguasai pasar manufaktur eksternal.
Lip-Bu Tan mengungkapkan bahwa ekspansi bisnis foundry Intel dibuat dengan tujuan memperkuat posisi perusahaan dalam rantai pasokan global sekaligus meningkatkan kemampuan produksi chip yang lebih canggih. Strategi ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Intel serta meningkatkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan teknologinya.
Dengan fondasi bisnis foundry yang makin kuat, Intel menatap masa depan yang lebih optimistis di tengah tantangan industri semikonduktor yang sangat dinamis. Langkah ini menandai perubahan strategi signifikan di bawah kepemimpinan Lip-Bu Tan, yang berfokus pada inovasi dan kolaborasi untuk mempercepat pemulihan dan pertumbuhan perusahaan.
Perkembangan terbaru ini menjadi sinyal positif bahwa Intel mulai bangkit kembali dengan memanfaatkan potensi bisnis manufaktur eksternal secara maksimal. Ke depan, Intel akan terus melanjutkan investasi dan pengembangan di sektor foundry sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan di pasar global.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan