Media Kampung – Universitas Gadjah Mada (UGM) mempererat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui penandatanganan nota kesepahaman yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia, riset, inovasi, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan di sektor mineral dan pertambangan. Acara tersebut berlangsung di lingkungan UGM pada Selasa, 12 Mei, dan dihadiri oleh pimpinan universitas serta perwakilan pemerintah provinsi.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, menyatakan bahwa hubungan antara UGM dan Pemprov Babel sudah berjalan cukup lama dan terus berkembang. Ia menghargai peran pemerintah daerah yang menjadikan universitas sebagai mitra utama dalam riset dan pengembangan. Selain menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, UGM juga berkomitmen menghadirkan inovasi yang dapat mendukung pembangunan daerah, termasuk pengelolaan potensi mineral tambang di Bangka Belitung yang menawarkan peluang sekaligus tantangan besar.

Prof. Ova menegaskan bahwa pengembangan industri dan pertambangan tidak boleh hanya berfokus pada eksploitasi sumber daya alam. Sebaliknya, hal tersebut harus dilakukan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan ekosistem demi masa depan masyarakat setempat. UGM berperan penting memberikan kajian dan rekomendasi berbasis ilmu pengetahuan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung tata kelola yang lebih baik.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, menekankan bahwa daerahnya memiliki potensi sumber daya alam yang besar di sektor mineral dan pertambangan. Namun, pengelolaan yang bijaksana dibutuhkan agar sumber daya tersebut memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Pemerintah provinsi berharap dukungan dan pendampingan dari UGM dalam membangun tata kelola pertambangan yang profesional dan aman.

Kerja sama ini juga diharapkan menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperkuat keselamatan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan. Gubernur Hidayat Arsani menyatakan harapannya agar akademisi dan lulusan UGM dapat berkontribusi aktif dalam pengembangan sektor pertambangan dan industri di Bangka Belitung, sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

Kedua pihak menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, melainkan diwujudkan melalui program-program nyata yang berdampak langsung pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kemitraan strategis antara UGM dan Pemprov Babel diharapkan mampu memajukan pengembangan sumber daya manusia, pengelolaan sumber daya alam, serta pengembangan industri berbasis riset dan inovasi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.