**Media Kampung, Batam** – Juicy Luicy batal tampil di festival XYZ Liveground yang digelar di Temenggung Abdul Jamal, Batam, Sabtu 5 September 2026. Keputusan itu muncul setelah rombongan band menghadapi biaya kelebihan bagasi sekitar Rp64 juta.
Menurut pernyataan penyelenggara, biaya tambahan harus dibayar dulu dan akan direimburse, namun band menolak mekanisme tersebut. Buddy Ace, pengamat musik, menilai hal ini seharusnya sudah diatur dalam kontrak antara artis dan event organizer.
Buddy mencontohkan Dewa 19 yang juga mengalami masalah bagasi serupa, namun manajemen mereka menanggung biaya dan tetap tampil. Pengalaman Dewa 19 menunjukkan pentingnya dana operasional dan perjanjian yang jelas.
Insiden ini memicu sorotan publik. Sebuah tangkapan layar percakapan lama vokalis Juicy Luicy, Julian “Uan” Kaisar, beredar di media sosial, menambah tekanan pada band. Tak lama kemudian akun Instagram Uan menghilang, menimbulkan spekulasi lebih lanjut.
Bagi penonton yang telah membeli tiket, pembatalan menyebabkan kekecewaan. Penyelenggara belum mengumumkan pengganti penampil, sementara pihak band belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan mereka.
Kejadian ini menjadi pelajaran bagi artis muda tentang pentingnya perencanaan logistik, negosiasi biaya, dan kesiapan finansial sebelum tur. Manajemen yang profesional dapat mencegah konflik serupa di masa depan.








Tinggalkan Balasan