Media Kampung – Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Laut Banda, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, pada Senin sore, 25 Mei 2026 pukul 17.23 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak menimbulkan potensi tsunami di kawasan sekitarnya.

Gempa yang terdeteksi oleh BMKG ini terjadi di tengah laut dengan titik episentrum terletak pada koordinat 7,59 Lintang Selatan dan 128,67 Bujur Timur. Lokasi gempa berjarak sekitar 115 kilometer di timur laut Kabupaten Maluku Barat Daya dengan kedalaman sekitar 120 kilometer di bawah permukaan laut.

Berdasarkan peta intensitas guncangan atau shakemap yang dirilis BMKG, daerah Damer merasakan getaran dengan skala IV MMI, di mana banyak orang merasakan guncangan di dalam rumah pada saat gempa terjadi. Sementara wilayah Mdona Hiera mengalami guncangan dengan intensitas III MMI, yang ditandai dengan getaran terasa seperti truk melintas di dekat rumah.

Hingga pukul 17.32 WIB, BMKG belum melaporkan adanya gempa susulan terkait kejadian ini. Pihak BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta hanya mengakses informasi resmi dari kanal BMKG guna menghindari penyebaran hoaks.

Gempa bumi di Laut Banda ini menjadi pengingat akan aktivitas seismik yang masih aktif di wilayah Indonesia, khususnya di kawasan timur yang rawan gempa. Meski gempa kali ini tergolong menengah dan tidak berpotensi tsunami, kewaspadaan dan pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekitar.

BMKG terus memantau aktivitas gempa di wilayah tersebut dan akan memberikan informasi terbaru jika terdapat perkembangan signifikan. Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti arahan resmi dan mempersiapkan langkah mitigasi jika diperlukan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.