Media Kampung – Kesiapsiagaan bencana di Indonesia kini menunjukkan peningkatan yang signifikan, memasuki apa yang disebut sebagai fase kebangkitan kedua. Hal ini dikemukakan oleh Dewan Pembina Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, Dwikorita Karnawati, yang menilai bahwa kondisi kesiapan menghadapi bencana mulai menguat setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Dwikorita membandingkan situasi saat ini dengan kondisi saat tsunami Aceh pada 2004 lalu. Pada waktu itu, kesiapan masyarakat, pemerintah, dan lembaga penanggulangan bencana masih sangat minim. Menyusul bencana besar tersebut, pemerintah dan berbagai pihak melakukan perbaikan sistem penanggulangan bencana, termasuk pengesahan Undang-Undang Penanggulangan Bencana yang menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan nasional.
Meski demikian, kesiapsiagaan sempat kembali menurun setelah beberapa bencana melanda Indonesia pada 2018, seperti gempa Lombok dan tsunami di Palu. Saat ini, menurut Dwikorita, Indonesia sedang dalam tahap kebangkitan kedua dalam kesiapsiagaan bencana, meskipun perlu percepatan terutama dalam hal koordinasi antar lembaga agar penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif.
Tantangan pengelolaan bencana di Indonesia semakin kompleks karena tidak hanya menghadapi satu jenis bencana saja, melainkan gabungan dari gempa bumi, tsunami, longsor, hingga likuefaksi yang terjadi bersamaan. Di samping faktor alam, kerusakan lingkungan dan perilaku manusia turut memperbesar risiko bencana, sehingga upaya mitigasi harus melibatkan edukasi dan peningkatan kesadaran lingkungan secara menyeluruh.
Fadli Tahar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menekankan pentingnya mitigasi sejak usia dini. BPBD memberikan edukasi kepada anak-anak mulai dari PAUD hingga SMP agar mereka memahami cara menghadapi bencana dan membangun kesiapan mental sehingga tidak panik saat bencana terjadi. Pendekatan ini dianggap sebagai fondasi utama dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap bencana.
Perkembangan kesiapsiagaan bencana ini menjadi sinyal positif bagi Indonesia dalam menghadapi ancaman bencana yang makin kompleks. Namun, upaya penguatan koordinasi dan edukasi harus terus digalakkan agar kesiapsiagaan dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan