Media Kampung – Red carpet welcome dinner Puteri Indonesia 2026 diadakan pada 20 April 2026 di Hotel Mulia, Jakarta, mempertemukan 45 finalis dari 34 provinsi untuk memulai masa pra‑karantina. Acara tersebut menonjolkan tujuh finalis terpilih yang tampil memukau, menjadi sorotan utama dalam liputan media.
Suasana malam dipenuhi lampu kristal, musik orkestra, dan karpet merah yang memanjang hingga podium, menciptakan latar megah bagi para kontestan. Setiap peserta mengenakan gaun desainer lokal yang menonjolkan keunikan budaya daerah masing‑masing.
Graciella Mamesah dari Jawa Barat 1, pemenang Motion Challenge, muncul dengan gaun berwarna emas yang memantulkan kilau lampu, menegaskan kepercayaan diri dan kepiawaian berpidato. Ia menambahkan sentuhan aksesoris batik yang menonjolkan identitas budaya.
Ketut Permata Juliastrid Sari, Puteri Indonesia Pariwisata 2024, hadir dengan gaun biru laut yang melambangkan kekayaan bahari Indonesia, sambil mengusung kampanye ekowisata berkelanjutan. Penampilannya mendapat pujian dari juri dan penonton.
Rinanda Aprillya Maharani, finalis asal Jawa Tengah, memilih gaun merah marun dengan bordir tradisional, menampilkan kombinasi modernitas dan warisan budaya. Ia menekankan pentingnya pendidikan perempuan dalam pidatonya.
Gresnia Arela Febriani, wakil dari Sulawesi Selatan, menampilkan gaun hijau zamrud yang terinspirasi dari alam pegunungan, sekaligus mengangkat isu konservasi hutan. Penampilannya memperlihatkan sinergi antara fashion dan pesan lingkungan.
Putri Kus Wisnu Wardani, Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia, menyatakan, “Kualitas dan keberagaman para finalis tahun ini mencerminkan harapan bangsa untuk perempuan yang berperan aktif dalam inovasi dan teknologi.” Kutipan tersebut menegaskan dukungan institusional terhadap agenda acara.
Seluruh acara mengusung tema “Dari Indonesia untuk Dunia: Kontribusi Perempuan dalam Inovasi dan Teknologi yang Berdampak untuk Keberlanjutan Alam serta Perdamaian Global,” yang menjadi landasan presentasi advokasi para finalis. Tema ini menekankan peran perempuan dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Setelah welcome dinner, para finalis akan melanjutkan agenda Motion Challenge pada 14 April 2026, dimana mereka akan memaparkan advokasi masing‑masing di hadapan juri profesional. Jadwal selanjutnya mencakup serangkaian kegiatan yang menyiapkan mereka untuk final nasional pada akhir tahun.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan