Media Kampung – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur sekolah kedinasan untuk tahun 2026 resmi dibuka mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Pemerintah menyediakan total 4.770 formasi yang tersebar di 9 instansi, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 3.257 formasi.
Formasi dan Instansi yang Membuka Pendaftaran
Berikut adalah rincian formasi dari masing-masing sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran tahun ini:
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di bawah Kementerian Dalam Negeri: 1.410 formasi
- 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
- Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN di bawah Kementerian Keuangan: 1.000 formasi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi
- Politeknik Statistika STIS di bawah Badan Pusat Statistik (BPS): 564 formasi
- Politeknik Pengayoman Indonesia di bawah Kementerian Hukum dan HAM: 250 formasi
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM: 375 formasi
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) di bawah BMKG: 130 formasi
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di bawah Badan Intelijen Negara (BIN): 100 formasi
Proses Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dapat diakses di sscasn.bkn.go.id. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menegaskan bahwa seleksi ini tidak hanya membuka kesempatan menjadi ASN, namun juga menyiapkan calon pegawai yang kompeten, berintegritas, dan disiplin.
Dalam proses seleksi, metode Computer Assisted Test (CAT) tetap menjadi sistem utama untuk memastikan transparansi dan mencegah kecurangan seperti titipan atau penggunaan joki. Peserta diingatkan untuk mengandalkan kemampuan sendiri dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan.
Jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
Pelaksanaan SKD direncanakan berlangsung pada September 2026. SKD mencakup tiga materi utama, yaitu:
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensia Umum (TIU)
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Peserta yang lulus SKD akan mengikuti seleksi lanjutan yang diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pentingnya Seleksi yang Transparan dan Kompetitif
Menteri PANRB mengingatkan agar calon peserta tidak mudah percaya pada pihak yang menawarkan jalan pintas atau jaminan kelulusan. Sistem seleksi yang ketat dan berbasis CAT bertujuan membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas demi pelayanan publik yang lebih baik.
Pendaftaran CPNS jalur sekolah kedinasan tahun 2026 ini menjadi kesempatan penting bagi lulusan sekolah kedinasan untuk berkarier sebagai ASN dengan kompetensi dan integritas yang terjamin.














Tinggalkan Balasan