Media Kampung – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan pemberian sanksi tegas terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti lalai dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden keamanan pangan yang terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Ancaman Pemecatan bagi ASN yang Lalai

Sudaryono menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian dalam program MBG akan dikenai sanksi berat. Tidak hanya pencopotan jabatan, Kepala SPPG yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) bahkan dapat diajukan untuk pemecatan tidak hormat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini mengingat pentingnya keamanan pangan yang langsung berkaitan dengan keselamatan nyawa penerima manfaat.

Baca juga:

Investigasi dan Penanganan Insiden

Pihak BGN membuka kemungkinan menyerahkan proses investigasi kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan kelalaian dalam insiden keamanan pangan tersebut. Sudaryono menekankan bahwa pelaksanaan MBG harus mematuhi seluruh standar operasional prosedur (SOP) secara ketat oleh seluruh kepala dapur dan petugas.

Pesan Tegas untuk Petugas MBG

Dalam kunjungannya ke Medan untuk menemui siswa korban insiden keamanan pangan, Sudaryono menyampaikan pesan tegas kepada seluruh petugas yang terlibat dalam MBG. Ia meminta agar petugas yang merasa tidak mampu menjalankan tugasnya untuk mengundurkan diri demi menjaga keselamatan penerima manfaat. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan agar semua pihak bekerja dengan penuh kehati-hatian dan profesionalisme.

Baca juga:
  • Keamanan pangan dalam MBG sangat penting karena menyangkut nyawa penerima manfaat.
  • Setiap kepala dapur dan petugas wajib menjalankan SOP secara ketat.
  • Petugas yang tidak mampu harus mundur demi menghindari risiko bahaya.

Sudaryono menegaskan, “Kalau enggak mampu jadi kepala dapur, kalau enggak mampu jadi chef, kalau enggak mampu jadi petugas di situ, kau mundur aja. Karena nyawa seseorang enggak bisa dipertaruhkan.”

Konsekuensi dan Implikasi

Langkah tegas ini menunjukkan komitmen BGN dalam menjamin kualitas dan keamanan Program Makan Bergizi Gratis yang sangat penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak sekolah. Sanksi yang dijatuhkan tidak hanya berfungsi sebagai hukuman, tetapi juga sebagai peringatan bagi seluruh pelaksana program agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab.

Baca juga:

Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah dan program MBG dapat berjalan efektif dan aman, memberikan manfaat optimal bagi penerima bantuan gizi.