Media Kampung – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan strategi besar pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan. Program ini tidak sekadar memberikan akses pendidikan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi instrumen perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga.
“Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi strategi untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ujar Mensos saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Unesa, Surabaya, Jumat, 26 Juni 2026.
Pendekatan yang diterapkan bersifat menyeluruh. Anak-anak mendapatkan pendidikan layak dan pendampingan agar memiliki kesempatan lebih besar meningkatkan kualitas hidup. “Pendekatan yang kami lakukan bersifat komprehensif dan menyentuh seluruh aspek kehidupan keluarga,” katanya.
Pemerintah tidak hanya fokus pada anak sebagai peserta didik. Orang tua juga didorong mengikuti program pemberdayaan ekonomi agar memiliki sumber penghasilan lebih baik. “Anaknya sekolah, orang tuanya kami berdayakan agar ekonominya meningkat,” lanjutnya.
Keluarga penerima manfaat juga diarahkan memperoleh berbagai bentuk perlindungan sosial sesuai kebutuhan. Langkah ini diharapkan memperkuat ketahanan keluarga selama proses pemberdayaan. “Keluarga juga kami hubungkan dengan berbagai program perlindungan sosial pemerintah,” jelas Mensos.
Strategi pengentasan kemiskinan pemerintah dibangun melalui tiga pendekatan utama yang saling terintegrasi. Strategi pertama adalah mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui bantuan sosial. Strategi kedua meningkatkan pendapatan lewat pemberdayaan ekonomi. “Bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi menjadi fondasi dalam pengentasan kemiskinan,” kata Mensos.
Strategi ketiga diwujudkan melalui Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah berharap lulusan Sekolah Rakyat mampu mengubah masa depan keluarganya sehingga tidak lagi bergantung pada bantuan sosial. “Harapan kami, setelah anak menyelesaikan pendidikan, keluarganya menjadi mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” tegasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan