Media Kampung – Memasuki tahun pelajaran baru 2026/2027, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bondowoso menyalurkan bantuan 1.000 paket seragam sekolah bagi siswa baru jenjang SD dan SMP. Bantuan ini menyasar keluarga kurang mampu yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Ketua BAZNAS Bondowoso, Ahmadi, menjelaskan bahwa penerima bantuan ditentukan berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Bondowoso dan diversifikasi sekolah. Penyaluran dilakukan dengan sistem by name by address untuk memastikan ketepatan sasaran. Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid kepada perwakilan penerima di Pendapa Raden Bagus Assra pada Jumat, 18 Juni 2026.
Program ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk mendukung sektor pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu dalam menyambut tahun ajaran baru. Ahmadi mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, dan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, dana zakat yang terhimpun sangat membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ahmadi mengungkapkan bahwa penghimpunan zakat melalui BAZNAS pada 2026 mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya terkumpul sekitar Rp800 juta per tahun, kini mencapai Rp100 juta per bulan atau berpotensi mencapai Rp1,2 miliar per tahun. Lonjakan ini didorong oleh instruksi Bupati kepada ASN di lingkungan Pemkab Bondowoso untuk menyalurkan zakat profesi melalui BAZNAS.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa bantuan seragam sekolah bukan sekadar pemberian materi. Ia menyebut program ini sebagai investasi sosial bagi masa depan anak-anak Bondowoso. “Dengan memiliki seragam baru, anak-anak termotivasi secara moral dan semangat belajarnya tumbuh, serta kesenjangan sosial di sekolah dapat berkurang,” ujarnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan