Media Kampung – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan sebanyak 295 hewan kurban pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah tahun ini. Penyaluran hewan kurban dilakukan bersama Unit Pelaksana Teknis, Sekolah Rakyat, dan mitra di berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Panitia Kurban Kemensos, Edi Sucipto, menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban terdiri dari 47 sapi dan 248 kambing serta domba. Hewan kurban tersebut disalurkan kepada pegawai Kemensos, penerima manfaat, serta masyarakat sekitar kantor kementerian.
Edi menyatakan bahwa penerima daging kurban antara lain pegawai negeri sipil golongan I dan II, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) setingkat golongan I dan II ASN, serta petugas seperti satpam, pengemudi, petugas kebersihan, dan teknisi di lingkungan Kemensos. Penyaluran ini bertujuan untuk memberikan manfaat langsung kepada kelompok yang membutuhkan di dalam dan sekitar kementerian.
Kantor Pusat Kemensos menghimpun 7 sapi kurban, sementara sentra dan sentra terpadu mengumpulkan 23 sapi serta 78 kambing dan domba. Selain itu, Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) dan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) menyumbang 3 sapi, 2 kambing, dan 2 domba. Sekolah Rakyat juga berkontribusi dengan mengumpulkan total 145 hewan kurban, terdiri dari 10 sapi, 129 kambing, dan 6 domba.
Mitra Kemensos seperti Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) turut berpartisipasi dalam penyaluran hewan kurban. Baznas menyumbang 31 kambing, sedangkan Himbara menyumbang 4 sapi. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap di berbagai titik penyembelihan hewan kurban.
Untuk kegiatan penyembelihan di Kantor Pusat Kemensos, hewan kurban disembelih di rumah potong hewan Tapos, Depok. Daging hasil kurban kemudian dibagikan kepada pegawai golongan rendah, petugas kebersihan, pengemudi, serta masyarakat sekitar kantor. Selain itu, penerima manfaat dan siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah juga menerima daging kurban tersebut.
Salah satu penerima daging kurban, Nur, yang juga penjual soto Betawi di kantin Kemensos, mengungkapkan rasa senangnya atas bantuan ini. Ia berencana mengolah daging kurban menjadi makanan khas semur Betawi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan