Media Kampung – Pemerintah Kota Depok telah memastikan bahwa puluhan ribu hewan kurban yang akan disembelih pada momen Iduladha 1447 Hijriah berada dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah penting untuk menjamin keamanan daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat.
Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap 32.644 ekor hewan kurban yang tersebar di berbagai lapak penjualan di seluruh wilayah Kota Depok. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Dadan Rustandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 24 Mei 2026 di 407 titik penjualan hewan kurban.
Rinciannya, dari total hewan yang diperiksa terdiri atas 12.570 ekor sapi, 14.536 ekor kambing, 5.532 ekor domba, dan enam ekor kerbau. Dari jumlah tersebut, 31.194 ekor dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk disembelih. Namun, ada 642 ekor yang tidak layak disembelih karena faktor usia yang belum cukup, cacat fisik, atau kondisi tubuh yang terlalu kurus.
Selain itu, petugas juga menemukan 808 ekor hewan yang menunjukkan gejala penyakit seperti gangguan pada mata, kulit, pernapasan, hingga pencernaan selama pemeriksaan berlangsung. Dadan menjelaskan bahwa hewan-hewan yang bergejala tersebut langsung diarahkan untuk dipisahkan atau diisolasi agar mencegah penyebaran penyakit dan mendapat penanganan yang tepat.
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilaksanakan secara merata di seluruh kecamatan di Depok, dengan konsentrasi lapak terbanyak berada di wilayah Sawangan, Cimanggis, dan Tapos. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih benar-benar aman dan sehat sehingga dapat dikonsumsi oleh masyarakat tanpa risiko kesehatan.
“Pengawasan kesehatan hewan kurban ini sangat penting sebagai tahapan sebelum pelaksanaan penyembelihan Iduladha. Kami ingin memastikan semua hewan yang dipotong dalam kondisi sehat dan aman,” jelas Dadan Rustandi pada Selasa, 26 Mei 2026.
Dengan pengawasan ketat yang dilakukan oleh petugas DKP3 langsung di lapangan, masyarakat dapat merasa tenang bahwa daging kurban yang diterima telah melalui proses seleksi dan pemeriksaan yang detail. Hal ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah kota untuk menjaga kesehatan masyarakat selama pelaksanaan perayaan Iduladha.
Hingga saat ini, pemerintah Kota Depok terus memantau dan melakukan koordinasi dengan para penjual dan petugas lapangan guna memastikan seluruh prosedur kesehatan hewan kurban berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Penanganan hewan yang tidak layak maupun bergejala penyakit mendapat perhatian khusus untuk menghindari risiko penularan dan menjaga kualitas daging kurban.
Data hasil pemeriksaan ini menjadi pijakan penting dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban agar sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan pangan yang berlaku. Pemerintah berharap dengan adanya pemeriksaan ketat ini, ibadah kurban dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah kesehatan di masyarakat.
Secara keseluruhan, pengawasan kesehatan hewan kurban di Depok yang melibatkan ribuan hewan menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Iduladha yang aman dan berkualitas. Ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk menghindari penyakit hewan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi konsumen dan lingkungan sekitar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




