Media KampungChery lewat joint venture Emta menyiapkan peluncuran kei car listrik di Jepang pada 2027, menandai hadirnya produsen EV baru gabungan Tiongkok, Jepang, dan Singapura.

Emta dibentuk oleh Chery Automobile, Jiangsu Yueda Automobile Group, Autobacs Seven, Gotion, dan Anest, masing‑masing menyumbang teknologi, produksi, distribusi, baterai, serta kontrol kualitas.

Prabowo Raih Komitmen Investasi Rp384,2 Triliun dari Jepang, Energi Jadi Fokus Utama
Baca juga:
Prabowo Raih Komitmen Investasi Rp384,2 Triliun dari Jepang, Energi Jadi Fokus Utama

Platform kendaraan, sistem penggerak listrik, dan teknologi bantuan berkendara dikembangkan oleh Chery, sementara produksi akan dilakukan di pabrik Yancheng milik Yueda di China yang sebelumnya memproduksi Kia dan HiPhi.

Jepang Kehilangan Kaoru Mitoma Jelang Piala Dunia 2026
Baca juga:
Jepang Kehilangan Kaoru Mitoma Jelang Piala Dunia 2026

Gotion memasok baterai berkapasitas tinggi, dan jaringan distribusi dikelola oleh Autobacs Seven, perusahaan suku cadang otomotif terkemuka di Jepang.

Chery EX7 Blind Order Dilengkapi Teknologi Rem Baru dan Baterai Semi‑Solid‑State
Baca juga:
Chery EX7 Blind Order Dilengkapi Teknologi Rem Baru dan Baterai Semi‑Solid‑State

Kei car ini diproyeksikan menjadi pesaing utama BYD Racco di segmen kendaraan listrik kompak, memperluas jejak Chery di pasar global yang semakin dipengaruhi oleh kecepatan inovasi Tiongkok.