Media KampungJepang harus menghadapi tantangan besar menjelang Piala Dunia 2026 setelah pelatih tim nasional, Hajime Moriyasu, mengumumkan absennya Kaoru Mitoma akibat cedera. Ketidakhadiran Mitoma menjadi pukulan berat bagi skuad Samurai Biru yang tengah mempersiapkan diri untuk turnamen sepak bola terbesar tersebut.

Selain Mitoma, Moriyasu juga kehilangan sejumlah pemain andalan lain seperti Wataru Endo, Ko Itakura, dan Takehiro Tomiyasu yang juga mengalami cedera. Kondisi ini memaksa pelatih berusia 57 tahun itu untuk menyusun skuad yang harus tetap kompetitif meski tanpa beberapa pemain kunci tersebut.

Meski mengalami kendala, Jepang masih memiliki pemain berpengalaman untuk memperkuat tim, salah satunya adalah veteran Yuto Nagatomo. Kehadiran pemain senior ini dianggap penting untuk menjaga keseimbangan dan memberikan arahan kepada pemain muda saat menghadapi persaingan sengit di Piala Dunia 2026.

Moriyasu menyatakan, “Saya hanya bisa memilih 26 pemain dan meminta maaf tidak dapat memanggil banyak pemain lainnya. Pemilihan pemain dilakukan berdasarkan pengalaman dan hasil konsultasi dengan staf pelatih.” Pernyataan ini menegaskan bahwa keputusan pemilihan skuad sudah melalui pertimbangan matang demi memaksimalkan potensi tim.

Pelatih Jepang itu tetap optimistis dengan kualitas skuad yang ada saat ini. Jepang menargetkan menjadi negara pertama dari luar Eropa dan Amerika Selatan yang berhasil menjuarai Piala Dunia. Keyakinan ini diperkuat oleh penampilan impresif Jepang pada Piala Dunia 2022 lalu, ketika mereka berhasil mengalahkan tim unggulan seperti Jerman dan Spanyol di babak grup.

Untuk Piala Dunia 2026, Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia. Persaingan di grup ini diprediksi akan berjalan ketat, sehingga setiap pemain yang terpilih harus mampu memberikan kontribusi maksimal agar Jepang lolos ke babak selanjutnya.

Dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya fit, fokus Moriyasu adalah mempertahankan semangat juang dan memaksimalkan potensi yang ada. Absennya Mitoma dan beberapa pemain lainnya menjadi ujian tersendiri, namun tetap membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.