Media Kampung, Aserrí – Seorang anak perempuan berusia 12 tahun meninggal dunia setelah mengalami kejadian tragis di sebuah balneario di Aserrí, San José. Awalnya diduga kematian tersebut disebabkan oleh sambaran rayo saat berada di kolam renang, namun penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa penyebab sebenarnya adalah kontak dengan kabel listrik bertegangan tinggi.
Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu dan segera dilaporkan ke pihak Cruz Roja pada pukul 12:08 siang. Dalam laporan awal, disebutkan bahwa dua orang, termasuk anak tersebut dan seorang dewasa, mengalami cedera akibat listrik saat berada di area kolam renang. Saksi mata melaporkan adanya kilatan cahaya yang sempat dikira sebagai sambaran petir.
Namun, setelah penyelidikan, pihak Cruz Roja dan Pemadam Kebakaran memastikan bahwa anak tersebut telah tersengat oleh kabel listrik tegangan tinggi yang berada di sekitar area tersebut. Petugas pemadam kebakaran dari Stasiun Desamparados dan Stasiun Metropolitan Utara dikerahkan untuk menangani keadaan darurat dan melakukan resusitasi terhadap korban.
Meskipun upaya resusitasi telah dilakukan di tempat kejadian, anak tersebut dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, seorang dewasa yang berada bersama korban juga terkena dampak listrik, tetapi kondisinya dinilai tidak memerlukan perawatan medis lebih lanjut dan tidak dibawa ke rumah sakit.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan terkait keselamatan instalasi listrik di area publik, khususnya di tempat rekreasi seperti balneario. Kontak langsung dengan kabel listrik bertegangan tinggi dapat berakibat fatal, terutama jika berada di lingkungan yang basah seperti kolam renang. Pihak berwenang diharapkan melakukan pemeriksaan dan pengawasan ketat untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kelistrikan di tempat umum dan perlunya edukasi mengenai keselamatan listrik bagi masyarakat dan pengelola fasilitas.














Tinggalkan Balasan