Media Kampung – Kampanye terbaru dari label pakaian Ryse Shyne, ‘Ryse As You Are’, mengajak perempuan untuk berani menjadi diri sendiri dan berhenti melakukan self-edit, yaitu kebiasaan menyesuaikan diri agar diterima lingkungan.
Banyak perempuan kerap mengubah perilaku kecilnya, seperti melunakkan pendapat atau menyesuaikan ekspresi, demi diterima secara sosial. Fenomena ini menjadi inspirasi utama kampanye yang menekankan pentingnya rasa memiliki yang sejati, bukan dengan menjadi orang lain, melainkan kembali pada jati diri masing-masing.
Konsep Kampanye ‘Ryse As You Are’
Kampanye ini menggunakan dua konsep utama, yaitu Back to Your Nature dan Back to the Roots. Konsep pertama diwujudkan melalui koleksi Pine yang didominasi warna hijau, terinspirasi dari alam yang apa adanya dan nyaman tanpa pura-pura. Koleksi ini terdiri dari tank top, motion short, dan rise leggings yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kejujuran dalam berbusana.
Felicia Kawilarang, founder Ryse Shyne, menjelaskan bahwa warna Pine mewakili momen ketika ia merasa tidak perlu mengedit dirinya demi orang lain. Menurutnya, koleksi ini bukan untuk membuat pernyataan mencolok, melainkan untuk menciptakan rasa nyaman yang tulus.
Memperkuat Identitas dan Komunitas
Sementara itu, konsep Back to the Roots membawa Ryse Shyne kembali ke koleksi inti yang pertama kali diluncurkan setahun lalu. Melalui kolaborasi dengan komunitas Risers dan studio kebugaran di Jakarta, kampanye ini menegaskan pentingnya hadir sebagai diri sendiri dan memberikan ruang bagi orang lain untuk melakukan hal serupa.
Kampanye ini juga dipertegas lewat film pendek berjudul ‘Take Your Place’, menampilkan tokoh seperti Felicia Kawilarang, Lizzie Parra, Kimberly Dawn, dan JC Dawn. Mereka berbagi pengalaman tentang menerima bagian diri yang sedang mereka pelajari, serta menunjukkan perbedaan sikap saat mencoba menyesuaikan diri dalam berbagai ruang sosial.
Pesan Utama untuk Perempuan
Melalui ‘Ryse As You Are’, Ryse Shyne mengajak perempuan untuk tidak menjadi sosok baru, melainkan kembali pada diri sendiri dengan kejujuran dan keberanian. Kampanye ini menjadi pengingat penting bahwa rasa nyaman dan diterima bukan berasal dari mengubah diri demi lingkungan, melainkan dari menerima dan mencintai diri apa adanya.
Dengan menghadirkan koleksi yang mendukung konsep tersebut, Ryse Shyne turut memperkuat gerakan positif bagi perempuan untuk berani tampil autentik dan percaya diri.














Tinggalkan Balasan