Media Kampung, Jakarta – Jakarta diperkirakan akan diguyur hujan deras disertai kilat dan angin kencang pada malam hari ini, 20 September 2026. Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pukul 17.50 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi mulai pukul 18.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.

Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Hujan deras malam ini awalnya melanda wilayah Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dan berpotensi meluas ke wilayah lain di Jakarta. Berikut daftar wilayah yang diperkirakan terdampak hujan deras dan petir:

Baca juga:
  • Jakarta Selatan: Mampang Prapatan, Tebet, Setiabudi, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru, Pancoran, Jagakarsa, dan Pesanggrahan.
  • Jakarta Pusat: Gambir, Sawah Besar, Kemayoran, Senen, Cempaka Putih, Menteng, Tanah Abang, dan Johar Baru.
  • Jakarta Utara: Penjaringan, Tanjung Priok, Koja, Cilincing, Pademangan, dan Kelapa Gading.
  • Jakarta Barat: Cengkareng, Grogol Petamburan, Taman Sari, Tambora, Kebon Jeruk, Kalideres, Palmerah, dan Kembangan.
  • Jakarta Timur: Matraman, Pulogadung, Jatinegara, Kramat Jati, Pasar Rebo, Cakung, Duren Sawit, Makasar, Ciracas, dan Cipayung.

Perhatian dan Imbauan

BMKG mengingatkan potensi hujan deras yang disertai kilat atau petir serta angin kencang di wilayah-wilayah tersebut. Warga dihimbau untuk tetap waspada dan mempersiapkan perlindungan dari kondisi cuaca buruk, seperti menggunakan jas hujan atau ponco saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari aktivitas yang berisiko saat hujan petir.

Kondisi hujan deras ini dapat memicu genangan di beberapa titik dan potensi gangguan lalu lintas. Oleh karena itu, pengguna jalan disarankan untuk berhati-hati dan memantau perkembangan cuaca melalui sumber resmi.

Baca juga:

Konteks Cuaca di Jakarta

Musim hujan di Jakarta biasanya berlangsung dari Oktober hingga April. Namun, hujan deras yang muncul secara sporadis di bulan September ini merupakan fenomena yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan gangguan pada aktivitas masyarakat dan infrastruktur.

BMKG secara rutin melakukan pemantauan dan memberikan peringatan dini untuk membantu mitigasi risiko akibat cuaca ekstrem di wilayah ibu kota.

Baca juga: