Media Kampung, Serang – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) memberikan dukungan logistik untuk memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap delapan korban hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang. Bantuan ini diberikan untuk mendukung aktivitas SAR pada hari kedelapan hingga kesepuluh (H8-H10).

Korban yang dicari terdiri dari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak setelah kecelakaan speedboat di perairan tersebut. Bank Banten menyalurkan kebutuhan logistik seperti makanan dan minuman yang diperuntukkan bagi 20 kapal operasional SAR, termasuk kapal KRI, KAL, KN, dan RBB, serta untuk posko SAR di darat.

Baca juga:

Bantuan tersebut disalurkan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, yang bertindak sebagai koordinator pelaksanaan operasi SAR di lapangan. Perwakilan Bank Banten, Lekso Mirmawan, menyerahkan secara langsung bantuan tersebut kepada BPBD pada Selasa, 15 September 2026.

Dukungan Bank Banten dalam Operasi SAR

Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam kegiatan kemanusiaan dan penanganan bencana di wilayah Provinsi Banten. Menurut Busthami, bantuan logistik penting untuk menjaga stamina dan semangat seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR.

“Kami berharap dukungan logistik ini dapat membantu menjaga kondisi personel SAR sehingga pencarian dapat berjalan dengan lancar dan efektif,” ujar Busthami. Ia juga mengungkapkan harapannya agar proses pencarian korban memberikan hasil terbaik bagi semua pihak yang terkait.

Baca juga:

Peran BPBD dan Operasi SAR di Selat Sunda

BPBD Provinsi Banten berperan sebagai koordinator utama di lapangan dalam operasi SAR ini. Mereka mengatur distribusi bantuan dan mengoordinasikan kapal-kapal operasional yang terdiri dari berbagai jenis kapal SAR yang digunakan dalam pencarian korban.

Operasi SAR yang berlangsung sejak insiden kecelakaan speedboat ini merupakan upaya serius untuk menemukan delapan korban yang belum ditemukan hingga hari kesepuluh pencarian. Kondisi perairan di sekitar Gunung Anak Krakatau yang dinamis menambah tantangan dalam pencarian tersebut.

Konteks Penting Operasi SAR

Insiden kecelakaan speedboat yang menimpa korban di Selat Sunda menimbulkan perhatian luas karena melibatkan jurnalis dan awak kapal. Pencarian korban menjadi prioritas utama pemerintah dan berbagai pihak terkait guna memberikan pertolongan dan kepastian kepada keluarga korban.

Baca juga:

Dukungan logistik dari Bank Banten menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam menghadapi situasi bencana dan kecelakaan di wilayah Provinsi Banten.