Media Kampung, Musi Banyuasin – Kebakaran melanda kebun karet milik warga di Desa Kaliberau, Kecamatan Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Berkat respons cepat PT Bumi Persada Permai (PT BPP) bersama masyarakat, Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA), dan TNI, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area sekitar.
Kebakaran ini terjadi sekitar 1,4 kilometer dari batas konsesi PT BPP. Informasi awal mengenai kebakaran disampaikan oleh warga kepada tim PT BPP, yang langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengerahkan 35 personel gabungan. Tim yang dikerahkan terdiri dari Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT BPP, Tim Reaksi Cepat (TRC) PT BPP, karyawan perusahaan, anggota KMPA, dan personel TNI.
Luas Area Terbakar dan Penanganan
Berdasarkan pemantauan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare. Kolaborasi antara berbagai unsur tersebut memungkinkan api dapat segera dikendalikan dan tidak menyebar ke wilayah sekitarnya. Setelah pemadaman, tim juga melakukan pemantauan ketat untuk memastikan kondisi lokasi tetap aman serta mencegah munculnya titik api baru.
Peran Masyarakat dan Sinergi Unsur Terkait
Fire Marshal PT BPP, Ardi Sepriyanto, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Informasi cepat dari warga memungkinkan respons yang efektif dan segera di lapangan. Menurut Ardi, sinergi antara perusahaan, masyarakat, KMPA, dan TNI menjadi kunci keberhasilan dalam mengendalikan kebakaran.
“Kolaborasi ini sangat penting karena upaya pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan kepedulian serta keterlibatan semua pihak,” ujar Ardi. Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin baik, yang memastikan setiap indikasi kebakaran dapat langsung ditindaklanjuti sebelum meluas.
Imbauan dan Upaya Pencegahan Karhutla
PT BPP mengimbau masyarakat di sekitar wilayah operasional untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada periode dengan risiko kebakaran yang meningkat. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api agar dapat segera ditangani.
Perusahaan menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut.












Tinggalkan Balasan