Media Kampung, Jakarta – Cesc Fàbregas memimpin Como menembus tiga besar Serie A, menorehkan kebangkitan taktis yang mengubah lanskap kompetisi Italia dan menarik minat klub Eropa.
Tim Asal Spanyol itu berhasil mengamankan poin penting dengan mengalahkan Parma 2-1, sehingga naik ke posisi ketiga dengan 10 poin setelah empat pertandingan. Keberhasilan ini menjadikan Como satu langkah lebih dekat ke zona Liga Champions, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai dalam sejarah klub.
Sementara itu, pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan, berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Udinese 5-3, dan Roma mencatat kemenangan 2-0 atas Torino. Kedua tim pemuncak kini berbagi 12 poin, menambah tekanan pada para pesaing di puncak klasemen.
Di balik kebangkitan Como, taktik disiplin dan filosofi menyerang yang diterapkan Fàbregas menjadi faktor utama. Mantan gelandang Inggris tersebut mengandalkan transisi cepat, tekanan tinggi, dan kebebasan kreatif bagi pemain muda. Salah satu contoh paling menonjol adalah Nico Paz, gelandang serang berusia 22 tahun yang berkembang pesat di bawah asuhan Fàbregas. Pada musim 2024‑25, Paz mencatat 6 gol dan 8 assist; pada musim berikutnya, angka itu meningkat menjadi 12 gol dan 6 assist, menjadikannya sorotan utama bagi klub-klub top Eropa, termasuk Arsenal.
Keberhasilan Fàbregas tidak hanya meningkatkan posisi liga, tetapi juga mengubah dinamika pasar transfer. Dengan opsi beli kembali sebesar €80 juta yang dimiliki Real Madrid, masa depan Paz menjadi topik perbincangan intens di antara manajer dan agen. Jika Arsenal berhasil mengamankan pemain tersebut pada Januari 2027, Como harus menavigasi kembali strategi mereka tanpa sosok kunci yang telah menjadi motor penggerak serangan.
Ke depan, Como akan menghadapi laga krusial melawan lawan-lawan papan atas. Jika mereka mampu mempertahankan konsistensi, peluang untuk lolos ke kompetisi Eropa tampak semakin nyata, sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan Cesc Fàbregas telah membawa perubahan signifikan dalam lanskap sepak bola Italia.














Tinggalkan Balasan