Media Kampung, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU. Ia berharap kepemimpinan baru ini dapat menjadi perekat bagi umat dan membawa organisasi besar tersebut semakin maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Cucun menilai NU sebagai organisasi massa dengan basis tradisional terbesar di Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan dan kestabilan sosial. Oleh karena itu, warga Nahdliyin berharap kepemimpinan baru ini mampu memperkuat peran serta kekuatan organisasi agar dapat menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
Harapan untuk Peran NU dalam Masyarakat
Menurut Cucun, NU diharapkan dapat kembali menguatkan organisasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi zaman saat ini. Dengan basis massa yang luas, NU memiliki potensi besar untuk membantu pemerintah menjaga kerukunan umat serta menyejukkan suasana sosial di tengah dinamika bangsa.
“Harapan warga Nahdliyin adalah agar NU bisa menjadi perekat di tengah umat dalam kondisi bangsa seperti ini, serta turut membantu pemerintah menyejukkan umat,” ujar Cucun usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan.
Dukungan Pimpinan DPR terhadap PBNU
Selain Cucun, Ketua DPR RI Puan Maharani juga telah menyampaikan selamat atas terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam. Puan berharap Muktamar ke-35 NU ini dapat memperkuat peran organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam menjalankan tugas dan kontribusinya ke depan.
Terpilihnya kepengurusan baru PBNU menjadi momentum penting bagi organisasi untuk terus beradaptasi dan memperkuat perannya di tengah masyarakat yang dinamis. Peran NU tidak hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak sosial yang mampu menyumbang dalam menjaga kerukunan dan stabilitas nasional.
Peran NU dalam Konteks Nasional
NU selama ini dikenal memiliki peran sentral dalam kehidupan sosial dan keagamaan di Indonesia. Dengan jutaan anggota dan simpatisan, NU berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta menjaga toleransi antarumat beragama.
Kepemimpinan baru PBNU diharapkan semakin menguatkan peran ini, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman serta menjaga persatuan umat dan bangsa. Hal ini sejalan dengan harapan warga Nahdliyin agar organisasi ini dapat terus maju dan adaptif terhadap perubahan.















Tinggalkan Balasan