Media Kampung – Grup komika dan konten kreator Rudal Timur baru saja merilis single berjudul Rutim sebagai upaya mematahkan stigma negatif yang selama ini melekat pada masyarakat Indonesia Timur. Anggota grup yang berasal dari NTT, Maluku, dan Papua ini ingin menunjukkan sisi positif dan kreativitas masyarakat timur melalui karya seni.

Memutus Stigma Negatif Lewat Karya

Rudal Timur yang beranggotakan Kristianus Sodho, Reinold R. Lawalata, Simson Yermia Libing, dan Yohanis Pangkey mengangkat tema bahwa masyarakat Indonesia Timur bukan hanya dikenal dengan stereotip keributan atau premanisme, tetapi juga memiliki sisi asik dan kreatif. Kristianus menegaskan bahwa lagu Rutim ingin mengubah pandangan masyarakat yang selama ini menganggap orang timur hanya dapat bekerja sebagai penjaga keamanan.

Baca juga:

“Lagu ini mengajarkan bahwa orang timur bisa berkarya lewat musik, film, dan komedi, tidak hanya pekerjaan tertentu,” ujar Kristianus dalam konferensi pers di Tangerang Selatan.

Kolaborasi dengan Mantra Timur

Single Rutim merupakan hasil kolaborasi antara Rudal Timur dan Mantra Timur. Lirik lagu ini menggambarkan karakter keempat personel Rudal Timur dengan sentuhan humor dan energi positif. Reinold menambahkan bahwa lagu tersebut membawa suasana yang menyenangkan dan mengajak pendengar untuk ikut bergembira.

Baca juga:

Rudal Timur sebagai Wadah Energi Positif

Joana Kania, Founder Rudal Timur, menjelaskan bahwa grup ini tidak hanya sebagai wadah komika dan konten kreator, tetapi juga platform kolaborasi terbuka untuk menyebarkan energi positif melalui tawa cerdas dan menghibur. Mereka berkomitmen menghadirkan pesan bermakna di balik setiap karya serta terbuka terhadap masukan untuk meningkatkan kualitas konten.

Single Rutim kini sudah tersedia di seluruh platform digital streaming dan menjadi langkah awal Rudal Timur dalam menghadirkan karya-karya berikutnya yang mengangkat potensi masyarakat Indonesia Timur secara positif.

Baca juga: