Media Kampung, Palembang – Pemerintah Kota Palembang menggelar Sholat Istisqa, yakni sholat meminta hujan, di halaman Rumah Dinas Wali Kota pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ribuan jemaah, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ustadz dan ustadzah se-Kota Palembang, sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah kualitas udara yang buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, menjelaskan bahwa kondisi lingkungan saat ini menuntut kewaspadaan tinggi dari seluruh masyarakat. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Palembang telah mencapai angka 158, menempatkan kota ini di peringkat ke-17 dengan kualitas udara buruk. Tiga kecamatan yang paling rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan adalah Kecamatan Gandus, Kecamatan Kertapati, dan Kecamatan Ilir Barat I.
Pelaksanaan Sholat Istisqa dipimpin oleh Ahmad Tarmizi Muhaimin, S.Pd.I, Al-Hafidz, yang bertindak sebagai imam. Kegiatan ini merupakan pelengkap dari upaya fisik yang telah dilakukan oleh tim gabungan Pemkot Palembang dalam memadamkan titik api di lapangan.
Wali Kota mengimbau masyarakat agar membiasakan pola hidup sehat dan disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi dampak buruk polusi udara. Pelaksanaan sholat ini diharapkan dapat menjadi doa bersama untuk menurunkan hujan dan mengatasi permasalahan lingkungan yang dihadapi.
Selain itu, warga Muslim di Palembang juga diingatkan untuk memperhatikan jadwal sholat fardhu pada tanggal 29 Agustus 2026 agar dapat menjalankan ibadah tepat waktu di tengah kondisi yang menantang ini.















Tinggalkan Balasan