Media Kampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguat pada perdagangan Jumat, 21 Agustus 2026, dengan target level antara 6.554 hingga 6.616. Kenaikan ini sejalan dengan sejumlah indikator teknikal yang menunjukkan sinyal positif serta sentimen pasar yang mulai membaik.
Indikator Teknikal dan Pergerakan IHSG
Pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026, IHSG ditutup menguat sebesar 107,46 poin atau 1,67 persen di level 6.501,59. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, menjelaskan bahwa indikator moving average (MA) 20 dan 60 hari telah menunjukkan positive crossover. Selain itu, indikator Stochastics KD dan Relative Strength Index (RSI) juga memberikan sinyal positif yang mendukung potensi penguatan pasar. Volume perdagangan yang terus meningkat turut memperkuat prospek kenaikan IHSG.
Sentimen Global dan Dampaknya pada Pasar
Dari sisi global, investor masih memperhatikan ketegangan geopolitik yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran. Ketegangan ini menyebabkan harga minyak Brent naik menembus angka USD 93 per barel, yang berpotensi menambah risiko inflasi global. Selain itu, notula rapat Federal Reserve (The Fed) menunjukkan ketidakpastian tinggi terhadap inflasi, yang memicu kekhawatiran pasar akan kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan.
Kondisi Domestik dan Neraca Transaksi Berjalan Indonesia
Dari aspek domestik, data neraca transaksi berjalan Indonesia kuartal II 2026 yang akan dirilis pada 21 Agustus diperkirakan menunjukkan defisit sekitar USD 1,8 miliar. Angka ini menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan defisit USD 4,0 miliar pada kuartal I 2026, menurut data Trading Economics. Perbaikan neraca transaksi berjalan ini menjadi sentimen positif bagi pasar saham dan nilai tukar rupiah karena mencerminkan tekanan eksternal yang relatif terkendali.
Rekomendasi Saham dan Proyeksi Pasar
Berdasarkan analisis Mirae Asset Sekuritas, saham yang direkomendasikan untuk penguatan pada Jumat ini antara lain BIPI, DEWA, dan INCO. Sementara itu, MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG dapat bergerak bervariasi dengan potensi penguatan ke level 6.544 namun juga risiko koreksi ke kisaran 6.056-6.230. Saham pilihan MNC Sekuritas mencakup ARCI, BIPI, NCKL, dan RMKE.
Investor diimbau untuk tetap cermat dan mengutamakan pertimbangan serta keputusan investasi pribadi karena kondisi pasar yang masih dipengaruhi ketidakpastian global dan domestik.















Tinggalkan Balasan