Media Kampung – Malang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang resmi memulai pendataan lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Sebanyak 620 petugas diterjunkan untuk mendata sekitar 400 ribu rumah tangga dan unit usaha di lima kecamatan. Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, mengungkapkan bahwa pendataan door to door telah berlangsung serentak sejak 15 Juni dan akan berakhir pada 31 Agustus 2026.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dimulai pada 15 Juni dan berlangsung sampai 31 Agustus 2026. Selama dua setengah bulan petugas akan melakukan pendataan dari pintu ke pintu,” ujar Umar dalam program Halo RRI, Kamis (18/6/2026).

Sasaran pendataan di Kota Malang cukup besar, mencakup rumah tangga maupun berbagai jenis usaha yang beroperasi di wilayah perkotaan. “Di Kota Malang ada sekitar 400 ribu KK dan usaha yang nantinya akan didata dalam Sensus Ekonomi ini,” katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kota Malang menugaskan ratusan petugas lapangan yang disebar secara proporsional di seluruh wilayah kota. “Jumlah petugas yang kami terjunkan sebanyak 620 orang dan seluruh wilayah Kota Malang akan didatangi petugas SE 2026 yang ditugaskan BPS Kota Malang,” jelasnya.

Hingga hari ketiga pelaksanaan, pendataan telah mencapai sekitar dua hingga tiga persen dari total target yang harus diselesaikan. “Sampai saat ini teman-teman petugas sudah menyelesaikan sekitar dua sampai tiga persen pendataan,” ungkap Umar. Ia optimistis target pendataan dapat tercapai sesuai jadwal dengan dukungan masyarakat dan pemerintah daerah yang telah membantu sosialisasi kegiatan Sensus Ekonomi 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.