Media Kampung, Manggarai Barat – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengirimkan 3.500 paket bantuan sembako untuk warga yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini mulai dikemas dan disiapkan di Mako Batalyon B Pelopor, Manggarai Barat pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Persiapan dan Isi Bantuan
Proses pengemasan paket bantuan melibatkan personel dari Mabes Polri, Polda NTT, dan Polres Manggarai Barat, dengan sekitar 40 personel gabungan termasuk polisi wanita, polisi laki-laki, dan personel Brimob. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti mi instan, teh celup, gula, beras, dan minyak goreng yang siap digunakan masyarakat secara langsung.
Distribusi dan Logistik
Polri menyiapkan lima gudang untuk mendukung penyaluran bantuan, tiga di Manggarai Barat, satu di Kupang, dan satu di Polres Sikka sebagai gudang cadangan. Bantuan ini akan didistribusikan terutama ke wilayah hukum Polres Nagekeo dan Polres Ngada, setelah sebelumnya sejumlah paket telah disalurkan ke Polres Manggarai dan Manggarai Timur.
Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, sebanyak 10 truk bantuan dijadwalkan berangkat menuju Nagekeo dan Ngada. Kapolri menekankan pentingnya bantuan ini sampai tepat sasaran di titik-titik yang dianggap kritis agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat terdampak gempa.
Tujuan dan Harapan
Kombes Pol Edwar Jacky Tofani, Ketua Logistik Polda NTT, menyatakan bahwa tujuan utama penyaluran bantuan ini adalah untuk memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di daerah yang paling terdampak gempa. Dengan bantuan paket sembako yang siap saji, diharapkan warga dapat langsung menggunakan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Bantuan sosial dari Kapolri ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan kepolisian dalam merespons bencana gempa yang melanda NTT, memastikan distribusi bantuan dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif untuk meringankan beban masyarakat terdampak.















Tinggalkan Balasan