Media Kampung, Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengirimkan bantuan berupa 100 paket Family Kit dan 20 unit tenda untuk membantu masyarakat terdampak gempa di wilayah Manggarai Barat dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diserahkan secara simbolis pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di kampus UMY pada Senin pagi (17/8) dan langsung didistribusikan melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat.

Bantuan ini merupakan bagian dari respons darurat UMY setelah gempa mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8). Sebelumnya, pada Minggu (16/8), UMY juga telah menyalurkan dana sebesar Rp20 juta yang digunakan untuk pembelian logistik dari kios warga lokal agar kebutuhan mendesak mahasiswa dan masyarakat dapat segera terpenuhi tanpa menunggu pasokan dari luar.

Baca juga:

Bantuan untuk Masyarakat dan Mahasiswa KKN

Wakil Rektor UMY Bidang Sumber Daya, Dyah Mutiarin, menjelaskan bahwa bantuan ini tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga untuk mahasiswa UMY yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lokasi terdampak gempa.

“Kami menyerahkan bantuan berupa terpal tenda, selimut, sembako, dan kebutuhan logistik lainnya untuk membantu masyarakat dan mahasiswa yang berada di lokasi gempa,” kata Dyah.

Di dua daerah tersebut terdapat 61 mahasiswa dan dua dosen pembimbing lapangan dari UMY. Keselamatan dan keamanan mahasiswa menjadi prioritas utama selama mereka berada di wilayah terdampak.

Baca juga:

Tim Dukungan dan Pendampingan di Lapangan

UMY juga menurunkan tim awal berjumlah dua orang dari Yogyakarta untuk membantu distribusi bantuan sekaligus melakukan observasi dan mitigasi kebutuhan di lapangan. Tim ini menempuh perjalanan melalui Surabaya dan Labuan Bajo menuju Manggarai Barat dan Manggarai Timur.

Volunteer Proyek Ekspedisi Nusantara, Rahmat Aldi Fahri, menambahkan bahwa prioritas bantuan adalah kebutuhan kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak, termasuk bayi. Bantuan yang diberikan meliputi peralatan mandi, obat-obatan, selimut, terpal, serta logistik makanan.

Peran Mahasiswa dalam Penanganan Pascagempa

Selain menerima bantuan, mahasiswa KKN UMY turut aktif membantu masyarakat dengan mendirikan posko bantuan dan menyalurkan donasi dari pihak luar. Kondisi mental mahasiswa di lokasi dilaporkan dalam keadaan cukup sehat dan mereka berkontribusi dalam proses penanganan bencana.

Baca juga:

Koordinasi dan Penggalangan Dana

Penyaluran bantuan UMY dilakukan berkoordinasi dengan LazisMu UMY, LazisMu Pusat, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. LazisMu UMY juga membuka donasi untuk mendukung masyarakat terdampak gempa NTT.

UMY berkomitmen melanjutkan bantuan secara berkelanjutan berdasarkan hasil pemantauan dan kebutuhan yang teridentifikasi di lapangan guna meringankan beban korban gempa di Manggarai Barat dan Manggarai Timur.