Media Kampung – Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan program pembentukan dua batalyon Komponen Cadangan (Komcad) di setiap kabupaten dan kota di Indonesia. Program ini dirancang untuk memperkuat sistem pertahanan negara secara menyeluruh sesuai doktrin Sistem Pertahanan Rakyat Semesta.
Program ini disampaikan oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Letjen TNI Gabriel Lema dalam jumpa pers usai apel keberangkatan Calon Komcad ASN Kementerian dan lembaga gelombang kedua di Lapangan Brigif Pasgat Halim, Jakarta Timur, pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.
Pengembangan Sistem Pertahanan Semesta
Letjen Gabriel menjelaskan bahwa sistem pertahanan Indonesia terdiri atas tiga komponen utama, yaitu komponen utama (TNI), komponen cadangan (Komcad), dan komponen pendukung. Ketiganya berkolaborasi secara utuh dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
“Konsep sistem pertahanan yang bersifat semesta ini melibatkan komponen utama, cadangan, dan pendukung yang saling melengkapi,” ujarnya.
Saat ini, pengembangan komponen utama TNI mencakup pembentukan satu batalyon di setiap kota. Untuk mendukung kekuatan tersebut, Kemhan menyiapkan pembentukan dua batalyon Komcad di setiap kabupaten dan kota secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan pertahanan negara.
Detail Program Pembentukan Komcad
Letjen Gabriel menambahkan, pembentukan dua batalyon Komcad per kabupaten/kota merupakan bagian dari proyeksi penguatan pertahanan yang dilakukan secara bertahap.
“Setiap kota akan terkawal oleh satu batalyon teritorial pembangunan dan dua batalyon Komcad yang berfungsi sebagai perbesar kekuatan pertahanan,” katanya.
Meski belum ada waktu pasti pelaksanaan program ini, Kemhan berharap pembentukan batalyon Komcad dapat dilakukan secepatnya sesuai dengan pengembangan komponen utama TNI.
Signifikansi Program bagi Pertahanan Nasional
Program pembentukan batalyon Komcad ini penting untuk memperkuat kemampuan pertahanan negara di tingkat daerah, memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung tugas pertahanan, serta mewujudkan konsep pertahanan rakyat semesta yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah.
Pembentukan Komcad juga diharapkan meningkatkan kolaborasi antara komponen utama TNI dan komponen cadangan, sehingga pertahanan negara menjadi lebih tangguh dan responsif terhadap berbagai ancaman.
Langkah Selanjutnya
Kemhan akan terus melaksanakan langkah-langkah pembentukan Komcad secara pelan tapi pasti, menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pertahanan yang ada. Program ini melibatkan pelatihan dasar militer bagi calon Komcad ASN kementerian dan lembaga sebagai persiapan awal.
Dengan penguatan Komcad di tingkat kabupaten dan kota, Kemhan berharap sistem pertahanan negara dapat terlaksana dengan efektif dan menyeluruh, mendukung keamanan nasional secara berkelanjutan.















Tinggalkan Balasan