Media Kampung, Serang – Sebuah kebakaran melanda lapak limbah kertas dan karet di Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Selasa siang, 11 Agustus 2026. Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 500 meter persegi area lapak serta satu bangunan yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan limbah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh human error, yakni aktivitas pembakaran alang-alang oleh warga tanpa pengawasan yang kemudian api merambat ke tumpukan limbah yang mudah terbakar.
Fakta Kebakaran dan Penanganan
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Api dengan cepat menyebar ke area lapak limbah yang berisi kertas dan karet. Pemilik lapak, Sukma (46), seorang wiraswasta, mengalami kerugian material akibat musibah ini.
Setelah menerima laporan dari Sekretaris Kecamatan Cikande, BPBD Kabupaten Serang segera mengerahkan tim pemadam kebakaran. Proses pemadaman melibatkan petugas Damkar BPBD Kabupaten Serang, Damkar Kota Serang, Damkar PT Nikomas, Polsek setempat, serta partisipasi warga sekitar. Berkat upaya bersama, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan tanpa menyebabkan korban jiwa.
Konteks dan Imbauan Keselamatan
Kebakaran yang bermula dari pembakaran alang-alang tanpa pengawasan ini menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam melakukan pembakaran lahan atau sampah, terutama di sekitar area yang menyimpan bahan mudah terbakar. Api yang tidak terkendali dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan kerugian besar.
Ajat Sudrajat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan dan selalu memastikan pengawasan ketat saat melakukannya. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa yang dapat membahayakan jiwa dan harta benda.
Dampak Kebakaran terhadap Usaha
Kebakaran ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada lapak limbah Sukma dan bangunan penyimpanan, yang berdampak pada kegiatan usaha dan perekonomian keluarga. Peristiwa ini juga menjadi peringatan bagi pelaku usaha sejenis dan masyarakat umum agar lebih waspada dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
BPBD Kabupaten Serang terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kejadian serupa dapat dicegah di masa depan melalui edukasi dan pengawasan yang lebih ketat.















Tinggalkan Balasan