Media Kampung, Palembang – Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil meringkus tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) yang menyerang seorang anggota Polri dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumatera Selatan, Aiptu JE. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya menegakkan keamanan dan ketertiban di Kota Palembang.
Peristiwa begal terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Inspektur Marzuki, samping SD Negeri 25, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Korban yang juga bekerja sebagai pengemudi ojek pangkalan menerima dua penumpang dari Jalan Soekarno-Hatta, namun saat tiba di lokasi kejadian, korban diserang dengan menggunakan kayu balok dan senjata tajam, mengakibatkan luka tusuk dan sejumlah luka lainnya pada tubuh korban.
Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap adalah Feri Irawan dan Fauzi Syukri, warga Jalan Wirajaya VI, Kecamatan Ilir Barat I, serta Fitrianti, seorang perempuan asal Kabupaten Banyuasin. Penangkapan dilakukan pada Senin, 10 Agustus 2026, di dua lokasi berbeda, yakni rumah Fauzi dan kawasan Jalan Bypass Alang-alang Lebar untuk Feri dan Fitrianti.
Proses Penyelidikan dan Penangkapan
Setelah kejadian, istri korban melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang pada 9 Agustus 2026. Jajaran Satuan Reserse Kriminal khususnya Unit Pidum melakukan penyelidikan intensif, termasuk olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan rekaman kamera pengawas, dan pengumpulan keterangan saksi. Dari hasil penyelidikan, teridentifikasi tiga pelaku yang kemudian berhasil diamankan.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan bukti keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas kejahatan jalanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Proses hukum terhadap para pelaku akan dilakukan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dampak dan Tindakan Kepolisian
Serangan begal yang menimpa anggota Polri ini menimbulkan luka serius dan kehilangan sepeda motor korban. Penangkapan pelaku diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus memperkuat keamanan di wilayah Palembang. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain dan mengumpulkan barang bukti terkait kejadian tersebut.
Keberhasilan ini menjadi bentuk komitmen Polrestabes Palembang dalam menjaga ketertiban dan menindak tegas pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan warga, khususnya di tengah upaya memperkuat keamanan di daerah.














Tinggalkan Balasan