Media Kampung, Pandeglang – Petani di Kabupaten Pandeglang menghadapi ancaman serius akibat serangan hama ganjur (Orseolia oryzae) yang menyerang tanaman padi. Serangan ini menyebabkan sebagian sawah mengering dan mengancam hasil panen yang diperkirakan dapat menurun hingga 80 persen.
Serangan Hama Ganjur dan Dampaknya
Menurut Asep Hidayat, perwakilan Kelompok Tani Tirta Mukti, serangan hama ganjur membuat sebagian petani menghadapi risiko gagal panen. Hal ini memperburuk kondisi petani yang sudah terdampak oleh masalah infrastruktur irigasi yang belum memadai.
Permasalahan Infrastruktur Irigasi
Selain serangan hama, petani juga menghadapi kendala keterbatasan pasokan air. Infrastruktur irigasi yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan pertanian secara optimal. Beberapa embung yang menjadi sumber air pun mengalami kebocoran, sehingga petani kembali bergantung pada ketersediaan air hujan yang tidak menentu.
Asep mengungkapkan bahwa petani telah berulang kali mengajukan perbaikan infrastruktur kepada pemerintah. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang terlihat di lapangan. Ia berharap pemerintah dapat segera memperbaiki dan mengoptimalkan sistem pengairan agar petani memiliki kepastian dalam produksi di musim tanam berikutnya.
Dampak Ekonomi dan Harapan Petani
Risiko gagal panen akibat hama ganjur dan keterbatasan irigasi tidak hanya mengancam hasil produksi, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerugian modal bagi petani. Biaya pengelolaan satu hektare sawah sudah mencapai jutaan rupiah, belum termasuk biaya pupuk dan kebutuhan produksi lainnya. Jika panen gagal, petani akan kesulitan memulai musim tanam berikutnya.
Untuk itu, petani meminta pemerintah menyediakan bantuan khusus bagi petani yang terdampak serta mempermudah akses pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dukungan ini dinilai penting agar produksi beras tetap stabil dan petani dapat bertahan menghadapi tantangan tersebut.
Respons Pemerintah
Hingga saat ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang belum memberikan keterangan resmi terkait serangan hama ganjur yang terjadi di Kecamatan Karangtanjung. Petani dan masyarakat berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini demi keberlanjutan pertanian di daerah tersebut.














Tinggalkan Balasan