Media Kampung – Telkomsel menunjukkan pertumbuhan positif dan komitmen kuat dalam memperkuat layanan telekomunikasi di Indonesia pada semester pertama tahun 2026. Dengan pengoperasian lebih dari 301 ribu BTS yang mencakup 246 ribu BTS 4G dan 6 ribu BTS 5G, Telkomsel memastikan koneksi internet yang cepat dan stabil di berbagai wilayah, mendukung aktivitas digital masyarakat mulai dari streaming, belajar, hingga bekerja.
Pertumbuhan konsumsi data yang mencapai 11,8 juta terabyte menandakan ketergantungan masyarakat pada layanan digital yang semakin meningkat. Menanggapi kebutuhan tersebut, Telkomsel melakukan penyederhanaan produk dan layanan yang lebih relevan dan praktis, sehingga basis pelanggan kini mencapai 153,5 juta dengan pendapatan bisnis digital yang tumbuh 11,0 persen.
Selain itu, Telkomsel mengembangkan solusi konvergensi dengan menggabungkan fixed broadband dan jaringan seluler, memberikan kemudahan koneksi Wi-Fi stabil di rumah serta mobilitas tinggi di luar. Saat ini, sekitar 9,5 juta pelanggan menikmati layanan ekosistem ini.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia Wilayah Sumatera Bagian Selatan dan Telkomsel Enterprise untuk mengatasi 74 titik blank spot di wilayahnya. Upaya ini bertujuan mempercepat transformasi digital dan memperluas akses telekomunikasi di daerah yang masih mengalami kesulitan sinyal, mendukung layanan publik, pendidikan, dan perekonomian masyarakat setempat.
Bupati Muba, HM Toha Tohet, menekankan pentingnya jaringan telekomunikasi andal sebagai tulang punggung pelayanan publik yang kini didominasi oleh sistem digital dan daring. Namun, pembangunan jaringan di beberapa wilayah Sumatera Selatan masih menghadapi kendala geografis, keterbatasan pasokan listrik, dan pencurian baterai BTS yang menyebabkan gangguan layanan.
Dari sisi kinerja keuangan, Telkomsel mencatatkan pendapatan sebesar Rp55,6 triliun pada semester I 2026, naik 3,3 persen dibanding tahun sebelumnya. EBITDA meningkat 8,6 persen menjadi Rp26,1 triliun dengan margin yang menguat dari 44,6 persen menjadi 46,9 persen, sedangkan laba bersih tumbuh 8,3 persen menjadi Rp10,4 triliun. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan pendapatan bisnis mobile dan digital serta efisiensi operasional dan investasi yang terarah.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kepercayaan pelanggan dan kerja keras seluruh insan Telkomsel, sejalan dengan transformasi Telkom Group di bawah Danantara Indonesia yang memperkuat tata kelola dan daya saing perusahaan digital nasional.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Telkomsel berupaya menghadirkan layanan yang semakin aman, andal, praktis, dan relevan bagi pelanggan di seluruh Indonesia, mendukung era digital yang semakin berkembang dan kebutuhan masyarakat akan konektivitas yang stabil dan berkualitas.














Tinggalkan Balasan